Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin masa depan yang berintegritas dan berdaya saing.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Training Raya Tingkat Nasional yang digelar HMI Cabang Barru di Baruga Bola Soba’E, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) yang diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Bupati membagikan pengalaman kepemimpinan serta perjalanan kariernya, sekaligus menekankan pentingnya integritas, kapasitas, dan komitmen generasi muda dalam mengambil peran di tengah masyarakat.
“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin masa depan. Kalian harus mampu membaca peluang, menghadapi tantangan, dan tetap berpegang pada nilai keislaman dan kebangsaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk hadir dan memberi solusi bagi masyarakat.
“Pemimpin tidak boleh hanya berada di zona nyaman. Harus hadir di tengah masyarakat, bahkan hingga ke pelosok,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Kabupaten Barru, mulai dari penguatan sektor pendidikan dan kesehatan, percepatan penurunan stunting, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia turut mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.
“Kita harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai peluang untuk maju dan bersaing,” katanya.
Selain itu, Bupati juga merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, dengan berbagai capaian pembangunan di sejumlah sektor.
Ia mendorong kader HMI untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta.
Momentum ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas kader HMI sebagai insan akademis sekaligus agen perubahan yang siap memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.

