Site icon Trotoar.id

Pemkab Barru Ikuti Talk Show Nasional, Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi

IMG 20260430 WA0025.jpgwidth640height360

barru, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengikuti Live Talk Show Pencegahan Korupsi yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri secara hybrid di Ruang Basic Kantor Bupati Barru, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, dan dihadiri Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Barru, Andi Syarifuddin, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Barru.

Talk show mengangkat tema “Kepemimpinan Berintegritas: Antara Godaan Kekuasaan dan Amanah Rakyat” dengan menghadirkan narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Dalam Negeri.

Forum ini menjadi ruang refleksi bagi pemerintah daerah dalam memperkuat komitmen pencegahan korupsi di tengah tantangan tata kelola pemerintahan.

Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana, menegaskan bahwa integritas seorang pemimpin berangkat dari komitmen moral sejak mengucapkan sumpah jabatan.

Ia menekankan pentingnya menjaga amanah dengan tanggung jawab serta kesadaran terhadap pengawasan, baik secara institusional maupun moral.

Sementara itu, Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Hariyono, menyebut integritas sebagai keselarasan antara ucapan dan tindakan.

Hal tersebut diperkuat Inspektur Jenderal Kemendagri, Sang Made Mahendra Jaya, yang menilai ujian kepemimpinan kerap muncul saat tidak ada pengawasan, sehingga kejujuran dan konsistensi menjadi kunci utama.

Dalam forum tersebut juga dipaparkan tren peningkatan kasus korupsi kepala daerah pada awal 2026, termasuk sejumlah operasi tangkap tangan.

KPK mengidentifikasi tiga sektor rawan, yakni perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta perizinan.

Penguatan sistem pengawasan melalui Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta digitalisasi layanan publik menjadi strategi utama untuk menutup celah korupsi.

Transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus berjalan seiring guna mendorong tata kelola pemerintahan yang efektif.

Melalui keikutsertaan ini, Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati, Abustan A. Bintang, mendorong seluruh jajaran agar tidak hanya memahami pencegahan korupsi, tetapi juga menerapkannya dalam pelayanan dan pengambilan kebijakan.

Pemkab Barru menegaskan tidak ada ruang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Pemerintah daerah akan terus memperkuat pengawasan internal, meningkatkan transparansi anggaran, serta mempercepat digitalisasi layanan publik.

Komitmen tersebut diharapkan menjadi gerakan bersama seluruh perangkat daerah dalam menjaga amanah rakyat, memperkuat kepercayaan publik, serta memastikan program pembangunan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Exit mobile version