Makassar, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menerima kunjungan rombongan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (21/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Jufri berdiskusi dengan Konselor Tiongkok untuk Indonesia, Zhen Wangda, terkait penguatan kerja sama strategis antara Tiongkok dan Indonesia, khususnya dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Berdasarkan data, realisasi investasi Tiongkok di Sulawesi Selatan pada 2025 mencapai Rp748 miliar.
Selain itu, Tiongkok juga tercatat sebagai pasar ekspor terbesar kedua bagi Sulsel dengan kontribusi sebesar 33,69 persen dari total ekspor daerah.
Sementara nilai ekspor Sulsel ke Tiongkok pada 2024 mencapai USD 693,88 juta.
Jufri menilai, penguatan kerja sama ini menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas akses pasar ekspor Sulawesi Selatan di tingkat global.
“Sejak dulu, hubungan emosional antara Tiongkok dan masyarakat Sulawesi Selatan sudah terjalin,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pertanian, perikanan, pertambangan, hingga industri pengolahan yang dinilai memiliki prospek besar untuk dikembangkan melalui investasi.
Pemprov Sulsel, lanjutnya, mendorong investasi yang berorientasi pada hilirisasi sumber daya alam serta mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Sementara itu, Zhen Wangda menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia menilai Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan, memiliki posisi strategis sebagai pusat ekonomi dan budaya di kawasan Indonesia timur.
Menurutnya, sektor pertanian, perikanan, pertambangan, hingga industri makanan di Sulsel menunjukkan perkembangan pesat dan telah menarik minat investor dari Tiongkok.
Selain potensi ekonomi, ia juga menyoroti kekayaan budaya serta keindahan alam Sulawesi Selatan yang dinilai memiliki daya tarik besar bagi wisatawan mancanegara.
“Kami berharap pertemuan ini dapat meningkatkan saling pengertian, memperkuat kerja sama daerah Tiongkok–Indonesia, serta mendorong integrasi industri unggulan dan hubungan antarmasyarakat,” jelasnya.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulsel dalam memperluas jejaring kerja sama internasional, yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi daerah serta memberikan dampak langsung terhadap pembangunan di Sulawesi Selatan.
Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulsel, di antaranya Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Asrul Sani, Kepala Dinas Pendidikan Iqbal Nadjamuddin, Kepala Inspektorat Marwan, Kepala BKAD Reza Faisal Saleh, Kepala Kesbangpol Bustanul Arifin, serta Plt Kepala Bappelitbangda Irawan.
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, memberikan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan…
This website uses cookies.