Barru, Trotoar.id — Harapan panjang masyarakat Dusun Passedde, Desa Lipukasi, Kecamatan Tanete Rilau, akhirnya terwujud setelah 18 tahun menanti akses jalan yang layak.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang, meresmikan Jalan Rabat Beton Passedde, Sabtu (9/5/2026), yang menjadi simbol hadirnya pembangunan hingga ke pelosok desa.
Pembangunan jalan tersebut dibiayai melalui Anggaran Tahun 2025 dengan nilai kontrak Rp2,19 miliar dan dikerjakan oleh PT Timur Putra Celebes.
Peresmian ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Ketua DPRD Barru, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Syukur Alhamdulillah, Allah SWT memberikan rahmat sehingga saya dan Pak Wakil bisa membawa anggaran untuk memperbaiki ruas jalan Passedde ini. Ini semua karena doa-doa ibu dan bapak sekalian,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa keterbatasan akses selama ini menjadi salah satu kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi dan sosial.
“Selama ini masyarakat harus berjuang dengan kondisi jalan yang tidak memadai. Hari ini kita buka akses itu, dan ini adalah langkah awal untuk perubahan yang lebih besar,” tambahnya.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, tetapi merupakan investasi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya berharap insya Allah, dengan jalan seperti ini akan ada pergerakan ekonomi. Hasil-hasil tanaman atau usaha masyarakat bisa lebih mudah dibawa ke pasar,” katanya.
Menurutnya, akses jalan yang baik akan menekan biaya distribusi, mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta membuka peluang usaha baru di tingkat desa.
“Jalan yang baik itu membuka banyak peluang mulai dari pertanian, perdagangan, hingga jasa. Ini yang kita harapkan bisa meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina juga memberikan perhatian serius terhadap kualitas pembangunan infrastruktur.
Ia menegaskan bahwa setiap proyek harus dikerjakan sesuai spesifikasi teknis dan tidak boleh mengabaikan standar mutu.
“Saya tidak mau jalan yang baru diresmikan tiga bulan kemudian sudah berlubang. Ingat, satu lubang kecil bisa menjadi kubangan besar jika tidak dibangun dengan benar,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para kontraktor agar tidak mengurangi kualitas pekerjaan demi keuntungan pribadi.
“Pembangunan ini menggunakan uang rakyat. Jadi harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang benar-benar berkualitas,” tambahnya.
Selain dampak ekonomi, keberadaan jalan ini juga diharapkan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
“Dengan jalan yang baik, anak-anak kita bisa pergi ke sekolah dengan lebih aman dan cepat. Begitu juga akses ke layanan kesehatan menjadi lebih mudah,” ujar Bupati.
Ia menilai, infrastruktur yang memadai merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Bupati juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menikmati manfaat jalan, tetapi turut menjaga lingkungan di sekitarnya agar tetap bersih dan indah.
“Mari kita jaga bersama. Tanami halaman dengan bunga atau tanaman produktif. Selain indah, juga bisa memberikan nilai ekonomi,” imbaunya.
Menurutnya, penataan lingkungan yang baik akan memperkuat identitas desa sekaligus mendukung potensi wisata lokal.
Dalam penutup sambutannya, Andi Ina memberikan pesan khusus kepada generasi muda di Desa Lipukasi agar memanfaatkan pembangunan ini sebagai momentum untuk berkembang.
“Saya berharap anak-anak muda, remaja masjid, dan mahasiswa KKN bisa aktif dalam kegiatan positif. Bangun semangat belajar dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus diiringi dengan peningkatan kualitas SDM agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Peresmian Jalan Rabat Beton Passedde menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terpencil.
Dengan terbukanya akses jalan ini, diharapkan Dusun Passedde tidak lagi terisolasi, melainkan menjadi bagian aktif dalam roda perekonomian daerah.
“Ini bukan akhir, tapi awal dari perubahan. Kami akan terus hadir untuk memastikan pembangunan dirasakan oleh seluruh masyarakat Barru tanpa terkecuali,” pungkas Andi Ina.

