Semangat gotong royong dan saling membantu di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi Covid-19, sangat dibutuhkan. Semua pihak diharapkan bisa berkontribusi sesuai kemampuan dan keahliannya, untuk membantu orang-orang di sekitarnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan, Fadli Ananda, menunjukkan kepeduliannya dengan menyantuni korban aksi brutal geng motor yang terjadi di Jalan Abubakar Lambogo, Makassar, beberapa waktu lalu.
Korban diketahui bernama Hilal (13), seorang remaja yang menjadi sasaran penyerangan saat tengah duduk bersama rekannya di lokasi kejadian.
Insiden ini menambah kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi kekerasan jalanan di Kota Makassar.
Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam yang mengenai bagian pundaknya.
Luka robek yang cukup dalam membuat korban harus menjalani tindakan operasi di RSUD Daya Makassar.
Fadli Ananda mengaku telah menjenguk langsung korban untuk memastikan kondisi kesehatannya.
Ia menyampaikan bahwa korban saat ini dalam penanganan intensif dan berangsur membaik.
“Kemarin saya meninjau sekaligus membesuk korban yang dirawat di RS Daya. Alhamdulillah, seluruh penanganan medis berjalan dengan baik,” ujar Fadli.
Sebagai bentuk kepedulian, Fadli juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga selama masa pemulihan.
Ia turut mengapresiasi pelayanan RSUD Daya Makassar yang memberikan perawatan maksimal tanpa membebani biaya kepada keluarga korban, karena seluruh biaya ditanggung oleh pemerintah.
Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat mengungkap kasus tersebut. Aparat berhasil mengamankan lima orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan.
Kanit Reskrim Polsek setempat menyampaikan bahwa para pelaku diamankan dalam waktu singkat setelah kejadian, berkat hasil penyelidikan dan keterangan saksi di lokasi.
“Kami sudah mengamankan lima pelaku. Saat ini masih dilakukan pengembangan untuk menangkap dua pelaku lainnya yang identitasnya sudah kami kantongi,” ujar salah satu perwakilan kepolisian.
Polisi juga memastikan bahwa para pelaku akan dijerat dengan pasal berlapis, mengingat aksi tersebut melibatkan kekerasan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban luka berat.
Berdasarkan data kepolisian, kasus kejahatan jalanan yang melibatkan geng motor di Makassar menunjukkan tren yang fluktuatif, namun cenderung meningkat pada waktu-waktu tertentu, khususnya pada malam hingga dini hari.
Dalam beberapa bulan terakhir, aparat mencatat sejumlah kasus serupa terjadi di beberapa titik rawan di Kota Makassar.
Hal ini mendorong kepolisian untuk meningkatkan patroli serta melakukan operasi rutin guna menekan angka kriminalitas.
Kasus yang menimpa Hilal pun menjadi perhatian serius berbagai pihak. Masyarakat berharap adanya langkah tegas dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum untuk memberantas geng motor dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
MAKASSAR, Trotoar.id — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkuat akomodasi…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan program strategis peningkatan produktivitas pertanian…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang terus diperkuat melalui pendekatan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti mekanisme penyaluran bantuan yang dikelola Biro Kesejahteraan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan…
BEKASI, TROTOAR.ID— Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah Sarana…
This website uses cookies.