BARRU, TROTOAR.ID – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, menghadiri peresmian Grand Opening Nganro Mart yang berlokasi di Jalan Poros Barru–Parepare, Desa Lampoko, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Jumat (15/5/2026).
Kehadiran ritel modern berbasis usaha lokal ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat peran pelaku usaha putra daerah dalam pembangunan
Dalam sambutannya, Abustan menyampaikan salam dari Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang berhalangan hadir.
Ia kemudian menegaskan pentingnya keberanian pelaku usaha lokal dalam membangun bisnis di daerah sendiri.
“Ini adalah momen penting di Jumat berkah. Berdirinya usaha milik putra daerah menjadi pengungkit ekonomi masyarakat. Kita patut bersyukur karena ada keberanian untuk bersaing di tengah dominasi ritel modern,” ujarnya.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada investasi besar, tetapi juga pada kekuatan usaha lokal yang tumbuh dari masyarakat sendiri.
Abustan menekankan bahwa kehadiran Nganro Mart harus menjadi wadah bagi produk-produk lokal agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Usaha seperti ini harus memberi ruang kepada produk lokal. Semua potensi daerah harus masuk ke etalase, sehingga ekonomi masyarakat benar-benar bergerak,” tegasnya.
Ia menyebut sejumlah produk unggulan Barru yang berpotensi dipasarkan, seperti:
- Keripik olahan lokal
- Telur asin aneka rasa khas Lampoko
- Dodol rumput laut dari Balusu
- Kopi lokal Barru
Bahkan, produk kopi “Kobar” (Kopi Barru) direncanakan segera hadir di Nganro Mart sebagai bagian dari penguatan identitas ekonomi lokal.
Lebih lanjut, Abustan menyoroti posisi strategis Desa Lampoko yang berada di jalur Trans Sulawesi sebagai keunggulan tersendiri.
“Jalur ini dilalui ribuan kendaraan setiap hari. Semua yang menuju Palu, Manado, dan wilayah lainnya pasti melewati sini. Ini peluang besar bagi usaha lokal untuk berkembang,” jelasnya.
Ia menilai, kawasan tersebut berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru jika dikelola dengan baik.
Sementara itu, Owner Nganro Mart, Khusni Nganro, mengungkapkan bahwa usaha yang dirintisnya berangkat dari kecintaan terhadap kampung halaman.
“Sejak kecil saya tumbuh di Lampoko. Saya melihat langsung perkembangan daerah ini, dan muncul keinginan untuk ikut membangun agar kampung ini bisa maju seperti kota,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama pendirian Nganro Mart bukan semata bisnis, tetapi juga menciptakan ruang sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Saya ingin tempat ini menjadi lokasi singgah yang nyaman, tempat bertemu, berkumpul, dan beraktivitas. Ini bagian dari semangat ‘Singgah di Barru’,” katanya.
Khusni berharap Nganro Mart dapat menjadi lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, tetapi juga simbol kemajuan daerah.
“Tempat ini kami hadirkan sebagai ruang yang bermanfaat bagi semua. Tidak hanya memenuhi kebutuhan, tetapi juga mendukung UMKM dan memperkuat ekonomi lokal,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam pembangunan.
“Mari kita bergandengan tangan, menjaga persatuan, dan mendukung setiap langkah pembangunan demi kemajuan daerah kita,” tambahnya.
Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung investasi lokal yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha lokal adalah kunci. Kita ingin pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya Nganro Mart, termasuk tokoh masyarakat dan tamu undangan dari berbagai daerah.
Dengan hadirnya Nganro Mart, Pemerintah Kabupaten Barru berharap akan lahir lebih banyak usaha lokal yang mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.
“Kita ingin Barru tidak hanya menjadi daerah lintasan, tetapi juga tujuan. Tempat orang singgah, berbelanja, dan menikmati produk lokal kita,” pungkas Abustan.

