Site icon Trotoar.id

Deklarasi Damai Pilkades Barru 2026, Wabup Tekankan Persaudaraan dan Pembangunan Desa

IMG 20260605 WA0417 e1780662755976.jpgwidth640height360

Barru, Trotoar.id Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menghadiri Deklarasi Damai Calon Kepala Desa Kabupaten Barru Tahun 2026 di Baruga Singkerru AdaE, Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (18/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 35 calon kepala desa dari 12 desa yang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak, serta dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, kejaksaan, pengadilan, dan jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Abustan menegaskan bahwa Pilkades harus menjadi ruang demokrasi yang sehat dan bermartabat, dengan mengedepankan adu gagasan, visi, dan program kerja.

“Jangan saling menjelekkan. Tidak ada manusia yang sempurna. Fokus saja pada visi, misi, dan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa kualitas demokrasi desa sangat menentukan arah pembangunan ke depan.

“Kalau sejak awal kita membangun dengan cara yang baik, maka hasilnya juga akan baik untuk masyarakat,” tambahnya.

Suasana deklarasi berlangsung penuh keakraban saat seluruh calon kepala desa diminta berdiri dan saling berjabat tangan sebagai simbol komitmen menjaga kedamaian.

Abustan menekankan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh merusak hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau dari awal sudah tidak mau duduk bersama, itu bahaya. Pilkades boleh selesai, tapi persaudaraan harus tetap terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga harmoni sosial merupakan fondasi utama dalam membangun desa yang maju dan stabil.

Wabup Barru menilai bahwa Pilkades yang damai akan menciptakan stabilitas sosial yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah.

“Tidak ada pembangunan tanpa keamanan dan kebersamaan. Stabilitas adalah kunci agar program pembangunan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa konflik sosial akibat Pilkades justru akan menghambat kemajuan desa.

Abustan juga mendorong para calon kepala desa untuk mulai memetakan potensi wilayah masing-masing sebagai bagian dari visi pembangunan.

“Kepala desa ke depan tidak hanya mengurus administrasi, tetapi harus menjadi motor penggerak ekonomi dan perekat sosial masyarakat,” katanya.

Ia menyebut sejumlah sektor yang dapat dikembangkan di desa, antara lain:

Menurut Abustan, kemajuan Kabupaten Barru sangat ditentukan oleh kemajuan desa.

“Kalau desa maju, maka daerah juga akan maju. Pilkades ini bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi menentukan arah masa depan desa,” ujarnya.

Ia berharap para calon kepala desa mampu menghadirkan program yang inovatif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen, seluruh calon kepala desa menandatangani Pakta Integritas dan Deklarasi Damai.

Langkah ini menjadi simbol kesepakatan bersama untuk menjaga proses Pilkades tetap:

“Komitmen ini bukan hanya di atas kertas, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata selama proses Pilkades berlangsung,” tegas Abustan.

Pemerintah Kabupaten Barru berharap pelaksanaan Pilkades 2026 dapat menjadi contoh demokrasi yang dewasa dan berintegritas.

“Mari kita jadikan Pilkades ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan membangun desa yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Exit mobile version