Metro

30 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Pemkot Makassar Tertibkan Lapak PKL di Maccini Gusung

Pemkot Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar melalui aparat kecamatan menertibkan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas saluran drainase dan fasilitas umum di Jalan Maccini Gusung, Kamis (21/5/2026).

Penertiban dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Makassar bersama Kelurahan Maccini Gusung sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus menjaga kelancaran aliran air di kawasan permukiman.

Camat Makassar, Tri Sugiarto Burhan, mengatakan penataan dilakukan secara humanis melalui pendekatan persuasif dan dialog dengan para pedagang sebelum pembongkaran dilakukan.

Menurutnya, keberadaan lapak di atas drainase telah berlangsung cukup lama dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan lingkungan.

“Penertiban ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi pedestrian bagi pejalan kaki sekaligus mencegah penyumbatan drainase yang dapat memicu genangan hingga banjir saat musim hujan,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima lapak semi permanen yang berdiri di atas drainase berhasil ditertibkan.

Lapak-lapak tersebut diketahui telah berdiri selama kurang lebih 30 tahun, bahkan sebagian diperjualbelikan maupun disewakan kepada pedagang lain.

Tri Sugiarto menegaskan, sebelum penertiban dilakukan, pihak kecamatan telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar membongkar lapak secara mandiri.

“Kami tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang,” jelasnya.

Selain penertiban, pemerintah kecamatan juga berupaya menyiapkan solusi bagi para pedagang agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa mengganggu fasilitas umum.

“Kami akan menyiapkan opsi lokasi berjualan yang lebih representatif sehingga roda perekonomian masyarakat tetap berjalan,” tambahnya.

Kegiatan penertiban ini turut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Lurah Maccini Gusung Sumarlin, aparat ketenteraman dan ketertiban, petugas kebersihan, serta pengurus RT/RW setempat.

Pemerintah Kota Makassar berharap penataan ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga fungsi fasilitas umum dan saluran drainase. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI

BERITA TERKAIT

Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Sidrap Intensifkan Monitoring Pasar

SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mengintensifkan pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok…

39 menit ago

Wali Kota Makassar Soroti Peran Strategis Alumni SMADA dalam Pembangunan Kota

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya peran strategis alumni SMA Negeri…

1 jam ago

BBPOM Makassar dan Polda Sulsel Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal, Mengandung Merkuri dan Hidrokuinon

MAKASSAR, Trotoar.id — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Makassar bersama Kepolisian Daerah Sulawesi…

22 jam ago

TP PKK Sulsel Perkuat Program KISAK 2026, Kepemilikan KIA Jadi Fokus

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulawesi Selatan bersama…

23 jam ago

Kuliah Umum di FH Unhas, Appi Beberkan Perjalanan dari Penyiar Radio hingga Wali Kota Makassar

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, membagikan kisah perjalanan hidup, karier, hingga dinamika…

23 jam ago

Legislator NasDem Achmad Daeng Sere Serahkan Hewan Kurban untuk Warga Selayar

SELAYAR, TROTOAR.ID— Anggota DPR RI, Achmad Daeng Sere, menyerahkan bantuan hewan kurban kepada masyarakat Kabupaten…

1 hari ago

This website uses cookies.