MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Golkar Sulawesi Selatan menyiapkan enam ekor sapi untuk disembelih pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Daging kurban tersebut rencananya akan dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di sejumlah wilayah.
Ketua Panitia Kurban Golkar Sulsel, Lukman B Kady, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial partai kepada masyarakat.
“Enam ekor sapi yang akan disembelih, kemudian dagingnya akan kita serahkan kepada mereka yang kurang mampu,” ujar Lukman saat ditemui di DPRD Sulawesi Selatan.
Di tengah momentum Idul Adha, kegiatan kurban oleh partai politik kerap menjadi sorotan publik.
Selain sebagai bentuk ibadah, aktivitas ini juga dinilai tidak lepas dari upaya menjaga kedekatan dengan konstituen.
Dalam konteks ini, langkah Golkar Sulsel diapresiasi sebagai bagian dari kepedulian sosial.
Namun, publik juga menaruh harapan agar kegiatan semacam ini tidak berhenti pada simbolisme tahunan semata.
“Kegiatan sosial seperti ini tentu baik, tetapi yang lebih penting adalah konsistensi keberpihakan kepada masyarakat dalam kebijakan dan kerja-kerja politik sehari-hari,” ujar seorang pengamat politik lokal.
Selain itu, aspek transparansi dalam pelaksanaan dan distribusi hewan kurban juga menjadi perhatian.
Masyarakat kini semakin kritis terhadap bagaimana program sosial, termasuk yang dilakukan oleh partai politik, dijalankan secara terbuka dan tepat sasaran.
Hal ini sejalan dengan meningkatnya tuntutan publik terhadap akuntabilitas aktor politik, tidak hanya dalam penggunaan anggaran negara, tetapi juga dalam aktivitas sosial kemasyarakatan.
Momentum Idul Adha dinilai sebagai ruang refleksi bagi partai politik untuk menunjukkan komitmen nyata, tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Lukman menegaskan bahwa kegiatan kurban ini merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi.
“Ini bukan hanya soal ibadah, tapi juga bagaimana memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial,” katanya.
Ke depan, publik berharap kegiatan seperti ini dapat berjalan beriringan dengan penguatan fungsi pengawasan dan perjuangan aspirasi masyarakat oleh kader-kader partai di lembaga legislatif.
Dengan demikian, nilai pengorbanan yang menjadi esensi Idul Adha tidak hanya tercermin dalam penyembelihan hewan kurban, tetapi juga dalam komitmen politik yang berpihak pada kepentingan rakyat luas.
BULUKUMBA, TROTOAR ID — Kabupaten Bulukumba mencatat peningkatan jumlah hewan kurban pada Hari Raya Idul…
BULUKUMBA,TROTOAR.ID — Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bulukumba rencananya akan dipusatkan di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ridwan A. Wittiri, memanfaatkan momentum Hari…
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, angkat bicara terkait polemik seleksi calon Pasukan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Suasana Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidenreng Rappang, Senin pagi,…
WAJO, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan di…
This website uses cookies.