MAKASSAR, Trotoar.id – Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menggelar kegiatan pengawasan pemerintahan daerah di Kecamatan Panakkukang, tepatnya di Hotel Grand Imawan, Jalan Pengayoman, Senin (25/5/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi bagian dari fungsi kontrol legislatif terhadap jalannya program pemerintah daerah sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat di tingkat kelurahan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Karuwisi Utara, Nurul Muchlisa, sebagai narasumber, tokoh masyarakat Suwanto Dg Buang, serta puluhan warga yang antusias mengikuti jalannya diskusi.
Dalam sambutannya, Hj Umiyati menegaskan bahwa fungsi pengawasan DPRD tidak hanya bersifat formal, tetapi harus menyentuh langsung kondisi riil di tengah masyarakat.
Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menilai, keterlibatan warga dalam proses pengawasan menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Melalui forum ini, kami ingin mendengar langsung kondisi di lapangan. Pengawasan tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat,” ujar Umiyati.
Dalam forum tersebut, dua isu utama mencuat, yakni pengembangan urban farming sebagai solusi ketahanan pangan dan maraknya aktivitas geng motor yang kembali meresahkan warga.
Umiyati mendorong penguatan program urban farming atau pertanian perkotaan sebagai langkah strategis dalam membangun kemandirian pangan keluarga di tengah keterbatasan lahan.
Menurutnya, pemanfaatan pekarangan rumah untuk menanam sayuran dan tanaman produktif tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
“Urban farming bukan sekadar bercocok tanam, tetapi menjadi bagian dari solusi jangka panjang untuk ketahanan pangan keluarga dan peningkatan kualitas lingkungan,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menyoroti fenomena geng motor yang dinilai membutuhkan penanganan serius melalui kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan peran keluarga.
“Pengawasan terhadap generasi muda harus diperkuat. Kita semua bertanggung jawab agar mereka tidak terjerumus pada aktivitas yang merugikan,” tegasnya.
Sementara itu, Lurah Karuwisi Utara, Nurul Muchlisa, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Suwanto Dg Buang yang berharap kegiatan serupa terus dilakukan sebagai ruang komunikasi terbuka antara warga dan pemangku kebijakan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari warga, mulai dari persoalan keamanan lingkungan, pembinaan remaja, hingga dukungan terhadap pengembangan urban farming di wilayah Panakkukang.
Melalui kegiatan ini, Hj Umiyati berharap dapat melahirkan solusi konkret yang tidak hanya menjawab persoalan jangka pendek, tetapi juga mendorong terciptanya lingkungan yang aman, produktif, dan berkelanjutan. (*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menerima kunjungan silaturahmi…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Bulukumba kembali menorehkan capaian positif dalam pengelolaan keuangan daerah dengan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Terminal Makassar Metro resmi memindahkan aktivitas pasar bongkar…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar memperkuat sinergi dengan pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar mempercepat realisasi pembangunan Jembatan Kembar Barombong dengan menargetkan seluruh…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)…
This website uses cookies.