Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan publik melalui peluncuran layanan darurat Call Center 112 yang terintegrasi, disertai sejumlah inovasi aplikasi digital, Senin.
Peluncuran ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan hari pertama Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, kembali aktif berkantor usai menjalani masa pemulihan kesehatan.
“Ini bukan sekadar peluncuran layanan, tetapi bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan dan keselamatan masyarakat,” ujar Andi Ina.
Call Center 112 dirancang sebagai layanan kegawatdaruratan terpadu yang dapat digunakan masyarakat dalam berbagai situasi mendesak, seperti:
Bupati menegaskan, layanan ini harus dikelola secara profesional dan responsif.
“Ketika seseorang menekan 112, itu berarti mereka sedang dalam kondisi darurat. Layanan ini wajib dijawab cepat, tepat, dan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi agar penanganan laporan masyarakat berjalan cepat dan terkoordinasi.
Perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital, Agung Setio Utomo, menjelaskan bahwa layanan 112 memiliki sejumlah keunggulan:
“Seluruh operator seluler telah membuka akses layanan ini. Kami juga akan terus melakukan pendampingan agar integrasi lintas OPD berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan ini memiliki dasar hukum melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 10 Tahun 2016 tentang penomoran telekomunikasi layanan kedaruratan.
Selain Call Center 112, Pemkab Barru juga meluncurkan sejumlah aplikasi berbasis digital sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik, meliputi:
Bupati menekankan bahwa inovasi tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni semata.
“Jangan sampai aplikasi ini hanya menjadi pajangan. Yang terpenting adalah keberlanjutan dan dampaknya bagi masyarakat,” tegasnya.
Untuk memastikan efektivitas layanan, pemerintah juga mendorong sosialisasi secara masif hingga tingkat keluarga. Masyarakat diharapkan cukup mengingat satu nomor darurat, yakni 112, dalam kondisi genting.
Upaya ini turut didukung dengan rencana pemasangan stiker layanan 112 di kendaraan dinas dan fasilitas publik guna meningkatkan kesadaran masyarakat.
Peluncuran ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, instansi vertikal, serta para camat dan petugas layanan 112.
Dengan peluncuran ini, Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan arah kebijakan pembangunan yang semakin berfokus pada pelayanan publik yang cepat, terintegrasi, dan berbasis teknologi, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dalam situasi darurat.
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bergerak cepat memperbaiki ruas Jalan Lawampang, Kecamatan Balusu hingga…
BARRU, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika…
BARRU. TROTOAR.ID — Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika…
This website uses cookies.