SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, meresmikan Masjid dan Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfizul Qur’an Ar-Rayyan di Desa Corawali, Kecamatan Panca Lautang, Jumat (19/6/2026).
Peresmian ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat religius di Bumi Nene Mallomo.
Acara yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Generasi Qur’ani dan Masyarakat Religius” itu turut dihadiri Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap Lukman Ambo Tuo, Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Iqbal, Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, jajaran kepala OPD, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Syaharuddin menilai kehadiran Ponpes Ar-Rayyan sebagai tonggak penting bagi pengembangan pendidikan Islam di Sidrap.
Ia menegaskan bahwa semakin banyak rumah tahfiz dan pesantren, semakin kuat pula fondasi dalam membentuk generasi berilmu dan berakhlak.
“Ini adalah tonggak sejarah. Dengan fasilitas yang memadai, pondok ini menjadi modal besar untuk mencetak generasi Qur’ani yang unggul,” ujarnya.
Syaharuddin juga mengapresiasi peran wakaf dalam pembangunan pesantren tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada keluarga H. Hadong dan Hj. Nurman yang telah menghibahkan lahan seluas satu hektare untuk kepentingan dakwah.
“Wakaf adalah investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir. Kami mengajak masyarakat untuk terus mendukung langkah mulia seperti ini,” katanya.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun sektor pendidikan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi semua pihak.
Lebih lanjut, Syaharuddin berharap Ponpes Ar-Rayyan dapat berkembang menjadi pusat pendidikan unggulan di daerah.
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas agar generasi muda Sidrap tidak perlu menempuh pendidikan agama ke luar daerah.
“Tugas kita adalah menghadirkan pendidikan berkualitas di daerah sendiri. Kualitas guru dan manajemen menjadi kunci utama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Sidrap, Lukman Ambo Tuo, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan pendidikan keagamaan.
Sebagai bentuk komitmen mencetak generasi penghafal Al-Qur’an, pihaknya akan menggratiskan biaya pendidikan bagi 20 santri pada angkatan pertama.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Bupati Syaharuddin.
Kehadiran Ponpes Ar-Rayyan diharapkan menjadi pusat lahirnya dai dan penghafal Al-Qur’an yang mampu berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Sidrap yang religius, berakhlak, dan sejahtera.

