LUWU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat kolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan untuk mendorong pembangunan keluarga, pengendalian penduduk, dan percepatan penurunan stunting.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Bupati Luwu, Patahudding, dan Kepala BKKBN Sulsel, Fatmawati, di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Jumat (26/6/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penyelarasan program pusat, provinsi, dan daerah guna memastikan pelaksanaan kebijakan berjalan efektif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kepala BKKBN Sulsel, Fatmawati, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu terhadap program pembangunan keluarga.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat agar implementasi program di daerah semakin optimal.
“Kami berharap dukungan ini terus berlanjut agar program pembangunan keluarga dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat luas,” ujarnya.
Bupati Luwu, Patahudding, menegaskan kesiapan pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan BKKBN sesuai kapasitas daerah.
“Kami siap mendukung program BKKBN secara berkelanjutan agar peningkatan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga, pengendalian penduduk, serta percepatan penurunan stunting.
Patahudding juga menekankan pentingnya koordinasi yang konsisten agar seluruh program prioritas dapat dilaksanakan secara tepat sasaran dan memberikan hasil nyata.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat pelayanan publik melalui program pembangunan keluarga yang berkelanjutan.
Turut hadir Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Luwu, Muh. Afid Hamka, serta Sekretaris Dinas, Sahrun.

