Site icon Trotoar.id

Bupati Barru Pimpin Upacara Harganas

IMG 20260629 WA0011

BARRU, TROTOAR.ID – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Barru, Senin (29/6/2026).

Upacara tersebut diikuti unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, pimpinan OPD, instansi vertikal, camat, serta jajaran ASN dan PPPK lingkup Pemerintah Kabupaten Barru.

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa peringatan Hari Keluarga Nasional tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan.

Lebih dari itu, Harganas harus menjadi momentum refleksi bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.

“Hari Keluarga Nasional adalah momentum untuk melihat kembali kondisi keluarga kita. Apakah sudah menjadi tempat yang aman, nyaman, tangguh, serta mampu melahirkan generasi berkualitas,” ujar Andi Ina.

Ia mengingatkan, dinamika kehidupan saat ini semakin kompleks seiring perkembangan zaman yang ditandai dengan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

Dalam situasi tersebut, keluarga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tekanan ekonomi, disrupsi digital, pergeseran nilai sosial, hingga ancaman penyalahgunaan teknologi yang berdampak pada karakter generasi muda.

Karena itu, ketahanan keluarga dinilai menjadi kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditawar sebagai benteng utama dalam menghadapi perubahan global.

Bupati juga menyoroti pentingnya memanfaatkan bonus demografi yang tengah dimiliki Indonesia sebagai peluang strategis menuju Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, peluang tersebut hanya dapat dimaksimalkan jika ditopang oleh sumber daya manusia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Untuk itu, ia mengajak seluruh keluarga memperkuat tiga pilar utama pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, serta ketahanan mental dan spiritual.

“Pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, penguatan pendidikan karakter dalam keluarga, serta terciptanya lingkungan rumah yang kondusif bagi tumbuh kembang anak harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memberi penekanan khusus pada peran ayah dalam pengasuhan anak.

Ia menilai, kehadiran ayah tidak cukup hanya sebagai pencari nafkah, tetapi harus hadir secara emosional dalam kehidupan anak.

“Kehadiran ayah sangat menentukan pembentukan karakter dan stabilitas emosi anak. Jangan sampai anak tumbuh dalam kondisi fatherless, di mana ayah hadir secara fisik, tetapi absen dalam kehidupan mereka,” ujarnya.

Selain itu, ia mengingatkan para orang tua untuk lebih bijak dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak.

Menurutnya, kecanduan gadget tanpa pengawasan dapat menurunkan kemampuan bersosialisasi, empati, serta memicu berbagai persoalan sosial di kalangan remaja.

Maraknya kasus perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas, lanjutnya, harus menjadi alarm bagi keluarga untuk kembali memperkuat fungsi pengasuhan, pendidikan agama, serta komunikasi yang hangat di dalam rumah.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Harganas sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh.

“Pembangunan bangsa dimulai dari keluarga. Kita tidak akan mampu melahirkan generasi unggul tanpa fondasi keluarga yang kuat. Mari wujudkan keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan kebijakan yang berpihak pada keluarga bagi ASN di lingkungan Pemkab Barru.

ASN yang memiliki anak balita diperbolehkan membawa anak ke kantor, selama tidak mengganggu kinerja dan pelayanan publik.

Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat atas dukungan berupa satu unit mobil arm roll untuk meningkatkan layanan pengelolaan sampah di Kabupaten Barru.

Peringatan Harganas ke-33 tahun ini mengusung semangat membangun keluarga berkualitas sebagai pondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Exit mobile version