Site icon Trotoar.id

Bawa Tujuh Sapta Mulia, Makassar Pamer Inovasi Unggulan di APEKSI 2026

IMG 20260701 WA0042

Medan, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menunjukkan eksistensinya di level nasional melalui partisipasi aktif dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan, Sumatera Utara.

Dipimpin Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, keikutsertaan Makassar tidak hanya sebatas menghadiri forum utama, tetapi juga mengambil peran strategis dalam berbagai agenda, mulai dari forum diskusi, Indonesia City Expo (ICE), hingga karnaval budaya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Muhammad Roem, menyebut Rakernas APEKSI sebagai ruang strategis bagi pemerintah kota untuk berbagi inovasi, pengalaman, serta memperkuat kolaborasi antardaerah.

“APEKSI menjadi wadah penting untuk saling bertukar praktik baik sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas nasional,” ujar Roem, Selasa (30/6/2026).

Dalam forum nasional yang diikuti 98 pemerintah kota tersebut, Makassar tampil aktif dengan menghadirkan sejumlah inovasi unggulan, termasuk keterlibatan langsung Wali Kota bersama Ketua TP PKK dalam berbagai agenda utama.

Munafri, kata Roem, mengikuti forum kepala daerah yang membahas penguatan sinergi antarkota, sementara sejumlah perangkat daerah turut berpartisipasi dalam forum sektoral sesuai bidang masing-masing.

Pemkot Makassar juga mendapat kepercayaan sebagai narasumber pada sejumlah forum strategis.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Helmi Budiman, tampil dalam Forum Lingkungan Hidup memaparkan inovasi pengelolaan lingkungan di Makassar.

Sementara itu, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar bersama Diskominfo Kota Bandung menjadi pembicara dalam Forum Komunikasi Digital (KomDigi) yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026.

“Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan Makassar mendapat perhatian di tingkat nasional,” ungkap Roem.

Selain forum diskusi, Makassar juga menghadirkan booth pada Indonesia City Expo yang berlangsung 1–3 Juli 2026 di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan.

Booth tersebut menampilkan program unggulan Tujuh Sapta Mulia serta berbagai inovasi layanan publik, seperti LONTARA+ (Makassar Super Apps), Mulia Berjasa, iuran sampah gratis, urban farming, hingga konsep pengembangan kawasan perkotaan.

Tak hanya itu, Pemkot Makassar menggandeng Dekranasda untuk mempromosikan produk kerajinan dan kuliner unggulan UMKM sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah.

Produk-produk khas Makassar ditampilkan untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada peserta APEKSI dari seluruh Indonesia.

Promosi sektor pariwisata juga menjadi bagian penting, dengan menghadirkan berbagai informasi destinasi unggulan serta pengembangan kota berbasis inovasi.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, delegasi Makassar dijadwalkan mengikuti karnaval budaya dengan mengenakan pakaian adat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus promosi identitas lokal.

Roem berharap keikutsertaan Makassar dalam Rakernas APEKSI 2026 mampu memperkuat jejaring kerja sama, memperluas promosi daerah, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan.

“Kami berharap kehadiran Makassar membawa warna tersendiri melalui inovasi pemerintahan, promosi UMKM, pengembangan pariwisata, dan pelestarian budaya,” tutupnya.

Exit mobile version