Site icon Trotoar.id

Sinergi Diskominfo–BPS Bulukumba Perkuat Tata Kelola Data, Dorong Kualitas Statistik Sektoral Lebih Akurat dan Andal

IMG 20260709 WA0104

Bulukumba, Trotoar.id – Komitmen memperkuat kualitas data pembangunan terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) Bulukumba bersinergi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) menggelar Pembinaan Statistik Sektoral Seri Proses Bisnis Statistik yang menyasar para pengelola dan produsen data di lingkup perangkat daerah.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Lemo-Lemo, Gedung Pinisi, Kamis (9/7/2026), ini menjadi langkah strategis dalam membenahi tata kelola data sektoral agar lebih terstandar, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebagai Walidata Daerah, Diskominfo Bulukumba bersama BPS sebagai instansi pembina statistik menghadirkan pembinaan teknis yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Materi difokuskan pada pemahaman menyeluruh terhadap alur proses bisnis statistik, mulai dari identifikasi kebutuhan data, perencanaan kegiatan statistik, pengumpulan data, pengolahan, analisis, hingga tahap diseminasi.

Pendekatan ini dinilai penting karena kualitas data tidak hanya ditentukan pada hasil akhir, tetapi sejak dari proses perencanaan dan pengelolaan yang sistematis.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pemahaman teknis terkait setiap tahapan proses bisnis statistik beserta prinsip-prinsip dasar yang harus dipenuhi, seperti akurasi, konsistensi, relevansi, dan akuntabilitas.

Hal ini menjadi fondasi utama dalam menghasilkan data sektoral yang berkualitas tinggi.

Kepala Bidang Statistik Diskominfo Kabupaten Bulukumba, Andi Alamsyah, menegaskan bahwa penguatan tata kelola data harus dimulai dari kesamaan pemahaman terhadap proses bisnis statistik yang terstandar.

“Penerapan proses bisnis statistik yang baik bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Ini menjadi fondasi utama dalam memastikan data yang dihasilkan setiap OPD benar-benar valid dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa peran Diskominfo sebagai walidata tidak hanya sebatas koordinasi, tetapi juga memastikan kualitas data sektoral melalui pembinaan berkelanjutan dan penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui kolaborasi erat dengan BPS, Diskominfo terus mendorong seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral, sehingga tidak terjadi lagi data yang tumpang tindih, tidak sinkron, atau tidak dapat digunakan secara optimal.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem Satu Data Indonesia di tingkat daerah, di mana seluruh data yang dihasilkan harus memenuhi standar, memiliki metadata yang jelas, serta dapat diakses dan dimanfaatkan secara luas.

Diskominfo berharap, melalui pembinaan yang berkesinambungan ini, seluruh produsen data di Kabupaten Bulukumba mampu mengimplementasikan proses bisnis statistik sesuai standar nasional.

Dengan demikian, ketersediaan data yang akurat dan terpercaya dapat mendukung perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembangunan daerah secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Penguatan kualitas data sektoral ini pada akhirnya tidak hanya berdampak pada kinerja pemerintah, tetapi juga menjadi kunci dalam menghadirkan kebijakan publik yang lebih tepat, transparan, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Exit mobile version