Site icon Trotoar.id

Penyalaan Perdana Listrik di Desa Siawung, Haru dan Bahagia Warnai Program BPBL di Barru

IMG 20260710 WA0082

BARRU, Trotoar.id — Suasana haru menyelimuti kegiatan penyalaan pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kamis (9/7/2026). Senyum bahagia, pelukan hangat, dan ucapan syukur warga menjadi potret nyata hadirnya akses listrik yang telah lama dinantikan.

Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Penasehat DWP Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sri Suparni Bahlil, dalam penyaluran bantuan PJUTS, BPBL, serta paket sembako di Kabupaten Barru.

Kehadiran rombongan disambut antusias masyarakat setempat. Suasana semakin hangat saat anak-anak PAUD tampil membawakan lagu “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, menghadirkan keceriaan di tengah kegiatan.

Sri Suparni Bahlil hadir didampingi Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Abustan A. Bintang, Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, serta Ketua TP PKK Andi Milawaty Abustan.

Usai penyerahan bantuan sembako secara simbolis, rombongan bergerak menuju rumah salah satu penerima manfaat BPBL, Saharuddin, yang berada tidak jauh dari lokasi kegiatan.

Di rumah sederhana itu, Sri Suparni bersama Bupati Barru dan perwakilan PLN melakukan penyalaan pertama dengan menekan sakelar, menandai resmi mengalirnya listrik ke rumah warga penerima manfaat.

Seketika lampu menyala, suasana berubah haru. Saharuddin bersama istrinya, Husnah, tak mampu menyembunyikan rasa bahagia setelah bertahun-tahun hidup tanpa listrik.

Pelukan hangat dan ucapan syukur pun mengalir, menjadi simbol kebahagiaan sederhana yang sarat makna bagi keluarga tersebut.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang turut hadir menyempatkan berbincang dengan keluarga penerima manfaat dan memberikan pesan penuh harapan.

“Semoga bantuan ini membawa berkah, membantu aktivitas sehari-hari, serta mendukung anak-anak belajar di malam hari,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga melakukan pengisian token perdana pada meteran listrik prabayar sebagai bagian dari proses awal pemanfaatan listrik oleh warga.

Sementara itu, perwakilan PLN menyampaikan bahwa pada tahun 2026 ditargetkan sebanyak 256 rumah tangga di Kabupaten Barru akan menikmati sambungan listrik melalui program BPBL.

Koordinator Investasi dan TKDN Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM, Nur Hidayanto, menambahkan bahwa pada tahun sebelumnya sebanyak 86 rumah tangga di Barru telah menerima manfaat program tersebut.

Ia memastikan, usulan tambahan penerima manfaat dari Pemerintah Kabupaten Barru akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

Bagi Saharuddin, bantuan listrik ini menjadi pengalaman pertama yang sangat berarti. Ia mengaku bersyukur akhirnya dapat menikmati penerangan di rumahnya.

“Senang sekali, ini pertama kali saya dapat bantuan seperti ini. Terima kasih kepada pemerintah, listrik ini sangat bermanfaat bagi keluarga kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Program BPBL diharapkan tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Exit mobile version