MAKASSAR, Trotoar.id – Mantan Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Momentum tersebut dimanfaatkan IAS untuk menggaungkan semangat baru dalam membangun kembali kejayaan Partai Golkar menghadapi Pemilu 2029.
IAS menyerahkan langsung dokumen pendaftarannya di Sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel dengan didampingi mayoritas pemilik suara dalam Musyawarah Daerah (Musda).
Kehadirannya bersama para pimpinan DPD II dinilai menjadi simbol kuat soliditas kader Golkar di Sulawesi Selatan.
Dalam sambutannya usai menyerahkan dokumen pendaftaran, IAS menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar mengikuti kontestasi internal partai, melainkan menjadi langkah awal untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.
“Saya bersama 22 DPD II membawa semangat baru Partai Golkar menuju Pemilu 2029. Ini bukan hanya tentang memilih ketua, tetapi bagaimana kita bersama-sama mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan,” ujar IAS.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu datang bersama 22 Ketua DPD II Partai Golkar se-Sulawesi Selatan.
Hanya dua DPD II yang tidak hadir dalam rombongan tersebut, yakni DPD II Partai Golkar Kabupaten Takalar dan DPD II Partai Golkar Kota Makassar.
Selain didukung para ketua DPD II, IAS juga mendapat dukungan dari organisasi pendiri Partai Golkar.
Turut mendampingi Ketua Depidar SOKSI Sulsel Andi Patarai Amir, Ketua Kosgoro Sulsel Harus Yasin Limpo, serta perwakilan organisasi pendiri lainnya. Hadir pula organisasi yang didirikan dan organisasi sayap Partai Golkar sebagai bentuk dukungan terhadap pencalonannya.
Menurut IAS, kekuatan Golkar tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada soliditas seluruh elemen partai, mulai dari DPD II, organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, hingga organisasi sayap.
Ia optimistis Musda Golkar Sulsel akan menjadi momentum kebangkitan partai setelah pada beberapa momentum politik sebelumnya Golkar mengalami penurunan capaian elektoral di sejumlah daerah.
“Musda ini harus menjadi titik balik. Kita ingin Golkar kembali menjadi partai yang solid, besar, dan menjadi pemenang pada Pemilu 2029,” tegas IAS.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda Partai Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri, yang memimpin langsung proses penerimaan berkas pendaftaran, menyampaikan apresiasi atas antusiasme kader yang mengantar pengembalian formulir IAS.
Menurut Armin, kehadiran puluhan pimpinan DPD II bersama organisasi pendiri dan organisasi sayap menunjukkan tingginya solidaritas kader Golkar Sulawesi Selatan dalam menyambut pelaksanaan Musda.
“Saya sudah puluhan tahun berada di Partai Golkar. Momentum seperti ini sangat penting karena memperlihatkan soliditas kader. Ini menjadi modal besar untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” kata Armin.
Ia berharap seluruh tahapan Musda dapat berjalan sesuai mekanisme organisasi dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu menyatukan seluruh kader.
Menurutnya, persatuan menjadi kunci utama agar Partai Golkar kembali tampil sebagai kekuatan politik terbesar di Sulawesi Selatan.
Dengan resmi mengembalikan formulir pendaftaran, Ilham Arief Sirajuddin kini menjadi salah satu bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Dukungan mayoritas DPD II, organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, serta organisasi sayap menjadi sinyal kuat bahwa IAS membawa optimisme dan semangat baru untuk menatap Pemilu 2029 sekaligus mengembalikan kejayaan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.

