Site icon Trotoar.id

Bawa Cokelat di Setiap Kunjungan, Cara Sederhana Bupati Andi Ina Hadirkan Kenangan Indah bagi Anak-anak Barru

IMG 20260723 WA0047

Barru, Trotoar.id – Ada pemandangan yang nyaris tak pernah berubah setiap kali Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengunjungi sekolah, desa, maupun menghadiri berbagai kegiatan masyarakat.

Sebelum rombongan tiba, anak-anak biasanya sudah menunggu di pinggir jalan atau di lokasi acara. Dengan wajah penuh antusias, mereka melambaikan tangan, berlari mendekat, bahkan berseru riang, “Bu Bupati datang…!”

Kehadiran Andi Ina seolah selalu membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak. Bukan hanya karena sapaan hangat dan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya, tetapi juga karena kebiasaan sederhana yang telah menjadi ciri khasnya, yakni membagikan cokelat kepada setiap anak yang ditemuinya.

Namun, bagi Andi Ina, cokelat bukan sekadar hadiah atau bingkisan.

Di balik kebiasaan itu tersimpan pesan mendalam tentang pentingnya menghadirkan kebahagiaan dan kasih sayang kepada anak-anak sejak usia dini.

Ia percaya bahwa perhatian kecil yang diberikan dengan tulus dapat meninggalkan kesan yang akan dikenang sepanjang hidup.

Menurut Andi Ina, masa kanak-kanak merupakan periode penting dalam pembentukan core memory, yakni kenangan-kenangan yang membentuk karakter, rasa aman, serta cara seseorang memandang kehidupan ketika dewasa.

Karena itu, setiap momen positif bersama anak-anak memiliki nilai yang jauh lebih besar daripada sekadar pemberian materi.

“Anak-anak itu sedang berada di masa ketika core memory terbentuk. Mungkin bagi kita, memberikan cokelat adalah hal yang biasa. Tapi bagi seorang anak, momen ketika disapa, diperhatikan, dan menerima cokelat bisa menjadi kenangan yang mereka ingat hingga dewasa,” ujar Andi Ina.

Ia meyakini bahwa membangun masa depan generasi penerus bangsa tidak selalu dimulai melalui program-program besar.

Sebaliknya, senyum, sapaan hangat, pelukan kasih sayang, perhatian, dan penghargaan terhadap keberadaan anak justru menjadi fondasi penting dalam membentuk pribadi yang percaya diri, bahagia, dan berkarakter.

“Itulah kenapa saya selalu membawa cokelat setiap kali berkunjung dan bertemu anak-anak. Bagi saya, yang tak kalah penting adalah memastikan anak-anak kita tumbuh dengan bahagia dan memiliki banyak kenangan baik,” lanjutnya.

Makna itu terasa semakin kuat bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026. Tahun ini, Andi Ina belum dapat merayakan langsung bersama anak-anak Barru karena sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.

Meski demikian, perhatian dan kasih sayangnya tetap mengalir melalui doa-doa yang dipanjatkan dari Makkah untuk seluruh anak di Kabupaten Barru.

Ia berharap seluruh anak Barru tumbuh sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta mendapatkan lingkungan yang penuh kasih sayang agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya.

Menurutnya, anak-anak adalah aset paling berharga yang akan menentukan wajah Kabupaten Barru dan Indonesia di masa depan.

Menutup pesannya, Andi Ina berharap setiap perhatian sederhana yang diberikan hari ini akan menjadi kenangan indah yang terus hidup dalam ingatan anak-anak hingga dewasa.

“Siapa tahu, dari momen-momen kecil seperti itu lahir core memory yang akan mereka bawa sepanjang hidupnya. Dan suatu hari nanti, ketika mereka tumbuh menjadi orang-orang hebat atau mengambil peran penting di negeri ini, mereka masih mengingat Barru sebagai tempat yang menyimpan banyak cerita indah tentang masa kecil mereka,” tutupnya.

Exit mobile version