BARRU, Trotoar.id – Pemerintah Kabupaten Barru membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa terkait penyempurnaan kebijakan beasiswa daerah.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin,saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Pemuda Pelajar Mahasiswa Barru (GAPPEMBAR) bersama aliansi organisasi mahasiswa di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Jumat (24/7/2026).
Audiensi yang berlangsung dalam suasana hangat dan dialogis itu membahas usulan revisi Peraturan Bupati Barru Nomor 96 Tahun 2025 tentang Beasiswa bagi Mahasiswa.
Dalam pertemuan tersebut, Sekda didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Barru, H. M. Syukri.
Dalam arahannya, Andi Syarifuddin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru memandang mahasiswa sebagai mitra strategis dalam proses pembangunan daerah.
Karena itu, setiap masukan dan aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyempurnakan berbagai kebijakan, termasuk regulasi mengenai program beasiswa.
Menurutnya, kebijakan beasiswa harus mampu menjawab kebutuhan mahasiswa sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaannya.
Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen menghadirkan regulasi yang lebih adaptif tanpa mengabaikan prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas.
“Pemerintah Kabupaten Barru terbuka menerima masukan dan aspirasi dari mahasiswa demi efektivitas program pemerintah, termasuk program beasiswa bagi mahasiswa. Regulasi yang mengatur beasiswa akan terus kami upayakan agar mampu mengakomodasi kepentingan mahasiswa dengan tetap berpegang pada prinsip keadilan,” ujar Andi Syarifuddin.
Sementara itu, Kepala Disparekrafpora Kabupaten Barru, H. M. Syukri, menegaskan pihaknya siap membangun komunikasi yang lebih intensif dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam merumuskan kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia di Kabupaten Barru.
“Kami membuka ruang komunikasi seluas-luasnya. Silakan datang ke kantor untuk menyampaikan masukan, karena urusan kepemudaan merupakan salah satu tugas dan tanggung jawab Disparekrafpora,” kata Syukri.
Melalui audiensi tersebut, berbagai organisasi mahasiswa menyampaikan pandangan dan masukan terkait implementasi program beasiswa agar semakin tepat sasaran, mudah diakses, serta mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa Barru untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Pemerintah Kabupaten Barru berharap pertemuan ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan mahasiswa dalam merumuskan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda.
Seluruh aspirasi yang disampaikan akan dikaji sebagai bagian dari proses penyempurnaan Peraturan Bupati Nomor 96 Tahun 2025 agar program beasiswa dapat memberikan manfaat yang lebih besar, merata, dan berkeadilan.
Audiensi tersebut dihadiri perwakilan sejumlah organisasi mahasiswa, di antaranya DPP GAPPEMBAR, PC IMM Barru, BEM Universitas Muhammadiyah Barru, BEM ITBA Al-Gazali Barru, HMJ BI UNMUH Barru, HMJ BK UNMUH Barru, UKM Wirausaha Saromase ITBA Al-Gazali, UKM PIQMA ITBA Al-Gazali, UKM Pramuka ITBA Al-Gazali, serta PIKOM IMM Universitas Muhammadiyah Barru.

