Site icon Trotoar.id

Sekda Sulsel Pimpin Wawancara Akhir Seleksi Terbuka Sekda Jeneponto, Perkuat Penerapan Sistem Merit ASN

ve21G3T2a4i0846EGHRyAPmqhB1swC0HL2dhvSo7

Makassar, Trotoar.id – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, memimpin tahapan wawancara akhir Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto yang berlangsung di UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2026).

Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah secara definitif melalui mekanisme yang transparan dan berbasis kompetensi.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Panitia Seleksi (Pansel), Jufri Rahman menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi terbuka merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menerapkan sistem merit pada manajemen aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, pengisian jabatan strategis harus dilakukan secara objektif, profesional, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jeneponto yang konsisten melaksanakan seleksi terbuka untuk memastikan pejabat yang terpilih benar-benar memiliki integritas, kompetensi, dan kapasitas kepemimpinan dalam menjalankan roda pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada tahapan wawancara akhir, Panitia Seleksi mewawancarai empat peserta yang telah lolos seluruh tahapan sebelumnya, yakni Dr. Aspa Muji, H. Alfian Afandy Syam, Maskur, dan Dr. H. Mustamin.

Keempat peserta dinilai memiliki pengalaman dan rekam jejak yang berbeda dalam birokrasi pemerintahan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Jeneponto, Ahmad Saparuddin, menjelaskan bahwa seleksi terbuka tersebut bertujuan mengisi jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto secara definitif guna memperkuat tata kelola pemerintahan di daerah.

Selain seleksi Jabatan Sekretaris Daerah, Pemerintah Kabupaten Jeneponto juga melaksanakan uji kesesuaian (job fit) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk dua posisi strategis lainnya, yakni Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Alhamdulillah, hari ini adalah hari terakhir untuk wawancara Panitia Seleksi (Pansel). Panitia seleksi berjumlah lima orang, yakni Sekda Provinsi Sulsel, Kepala BKD Provinsi Sulsel, Kepala BPSDM Provinsi Sulsel, dan dua orang dari akademisi,” ujar Ahmad Saparuddin.

Ia menjelaskan, keempat peserta memiliki latar belakang jabatan yang beragam. Dr. Aspa Muji saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Maskur menjabat sebagai Inspektur Kabupaten Jeneponto, H. Alfian Afandy Syam sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto, sedangkan Dr. H. Mustamin merupakan Administrator Kesehatan Ahli Madya yang memenuhi persyaratan mengikuti seleksi.

Menurut Ahmad, seluruh rangkaian seleksi dirancang untuk menghasilkan figur terbaik yang mampu menjadi motor penggerak birokrasi di Kabupaten Jeneponto.

Sekretaris Daerah memiliki peran strategis dalam mengoordinasikan perangkat daerah, mengawal pelaksanaan kebijakan kepala daerah, serta memastikan tata kelola pemerintahan berjalan efektif dan akuntabel.

Kami berharap siapa pun yang terpilih sebagai Sekda Kabupaten Jeneponto dari keempat peserta ini merupakan putra terbaik daerah yang mampu membawa kemajuan bagi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Pelaksanaan seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk memperkuat implementasi sistem merit dalam pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Melalui mekanisme yang transparan, objektif, dan kompetitif, diharapkan lahir pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

Exit mobile version