MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Makassar yang juga Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengukuhkan 241 anggota Pramuka Garuda Kwarcab Kota Makassar di Pantai Akkarena, Minggu (26/7/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat pembinaan karakter generasi muda sekaligus menjadi pelaksanaan perdana pengukuhan Pramuka Garuda oleh Kwarcab Makassar.
Sebanyak 241 Pramuka Garuda yang dikukuhkan terdiri atas 25 Pramuka Siaga, 204 Pramuka Penggalang, tujuh Pramuka Penegak, dan lima Pramuka Pandega.
Pada kesempatan yang sama, Kwarcab Makassar juga mengukuhkan para Pembina Mahir yang telah menyelesaikan pendidikan dan bimbingan teknis kepramukaan sebagai bagian dari penguatan kualitas pembinaan di setiap gugus depan.
Predikat Pramuka Garuda merupakan penghargaan tertinggi bagi anggota muda Gerakan Pramuka.
Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta didik yang berhasil memenuhi syarat kecakapan, menunjukkan keteladanan, aktif dalam kegiatan kepramukaan, serta memiliki rekam jejak pengabdian kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Pramuka Garuda yang berhasil meraih penghargaan bergengsi tersebut.
Menurutnya, capaian itu lahir dari kerja keras, kedisiplinan, ketekunan, serta dukungan penuh orang tua dan para pembina yang selama ini mendampingi proses pembentukan karakter para peserta didik.
“Saya mengucapkan selamat kepada anak-anakku yang baru saja dikukuhkan. Ini tentu bukan hal yang mudah. Prestasi ini tidak lepas dari bimbingan orang tua dan para pembina. Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan dalam mendampingi anak-anak kita,” ujar Fatmawati.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para Pembina Mahir yang terus meningkatkan kompetensinya melalui berbagai pelatihan.
Menurutnya, tantangan membina generasi muda di era digital semakin kompleks sehingga dibutuhkan pembina yang adaptif, berwawasan luas, dan mampu menjadi teladan bagi peserta didik.
Fatmawati menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.
Baginya, Pramuka bukan hanya mengajarkan kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kepedulian sosial, tanggung jawab, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Di Pramuka, kita bukan cuma dilatih kedisiplinan, tetapi yang paling utama adalah membentuk karakter anak bangsa. Pramuka mencetak generasi yang memiliki jiwa nasionalisme, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian yang tinggi,” katanya.
Karena itu, ia mengajak seluruh orang tua untuk terus mendorong anak-anaknya aktif mengikuti kegiatan kepramukaan.
Menurutnya, pendidikan karakter yang diperoleh melalui Gerakan Pramuka menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan global dan perubahan zaman yang semakin dinamis.
Fatmawati optimistis Gerakan Pramuka akan terus melahirkan generasi muda yang tangguh, cerdas, berintegritas, serta memiliki kemampuan kepemimpinan yang dibutuhkan Indonesia di masa depan.
Ia meyakini pembinaan karakter sejak dini menjadi salah satu fondasi menuju terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
“Saya yakin melalui Gerakan Pramuka kita akan membentuk generasi yang cerdas, terampil, berkarakter, dan menjadi harapan bangsa menuju Generasi Emas 2045,” ungkapnya.
Kepada para Pramuka Garuda yang baru dikukuhkan, Fatmawati berpesan agar tidak cepat berpuas diri atas prestasi yang telah diraih.
Ia mengingatkan bahwa predikat tersebut merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus belajar, mengembangkan diri, serta mengamalkan nilai-nilai Trisatya dan Dasa Darma dalam kehidupan sehari-hari.
“Prestasi hari ini adalah awal dari perjalanan pengabdian. Teruslah belajar, jaga nama baik Gerakan Pramuka, dan berikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” pesannya.
Pengukuhan Pramuka Garuda Tahun 2026 dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka beserta regulasi kepramukaan lainnya.
Melalui kegiatan ini, Kwarcab Kota Makassar berharap semakin banyak generasi muda yang tumbuh sebagai pribadi berprestasi, berkarakter, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki kepedulian sosial sebagai modal penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul di Sulawesi Selatan.

