LUWU, Trotoar.id — Bupati Luwu, Patahudding, menerima kunjungan silaturahmi Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama PT Marlip Indo Mandiri di Rumah Jabatan Bupati Luwu, Belopa Utara, Senin (27/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi sekaligus membahas peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan, riset, teknologi, dan industri kendaraan listrik di Kabupaten Luwu.
Pertemuan itu dihadiri Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI Mansyur Ramly, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Masrurah Mokhtar, Rektor UMI Hambali Thalib beserta jajaran wakil rektor, CEO PT Marlip Indo Mandiri Masrah Marang.
Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muhammad Rudi, Asisten I Bidang Pemerintahan Ahyar Kasim, serta sejumlah kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan memperkenalkan berbagai inovasi PT Marlip Indo Mandiri di bidang kendaraan listrik.
Bupati Patahudding bersama jajaran OPD juga berkesempatan mencoba langsung mini bus listrik hasil pengembangan perusahaan tersebut.
Rektor UMI, Hambali Thalib, mengatakan kunjungan itu merupakan bagian dari upaya memperkenalkan inovasi karya anak bangsa sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan.
“UMI bersama PT Marlip Indo Mandiri telah menjalin kerja sama dalam pengembangan inovasi. Kehadiran kami di Kabupaten Luwu diharapkan dapat memperkenalkan teknologi kendaraan listrik sekaligus membuka peluang sinergi yang memberikan manfaat bagi pembangunan daerah,” ujar Hambali.
Sementara itu, Bupati Patahudding menyampaikan apresiasi atas kunjungan Yayasan Wakaf UMI dan PT Marlip Indo Mandiri.
Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi dan menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Luwu.
“Kami menyambut baik kehadiran Yayasan Wakaf UMI dan PT Marlip Indo Mandiri di Kabupaten Luwu. Kendaraan listrik merupakan sektor yang terus berkembang dan memiliki prospek besar dalam mendukung transformasi menuju ekonomi hijau. Pemerintah Kabupaten Luwu terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama sepanjang sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” kata Patahudding.
Ia menilai pengembangan kendaraan listrik sejalan dengan upaya pemerintah mendorong pembangunan berkelanjutan serta pemanfaatan teknologi yang lebih ramah lingkungan di berbagai sektor pelayanan publik.
Bupati juga berharap inovasi kendaraan listrik hasil karya anak bangsa dapat dimanfaatkan untuk mendukung operasional pemerintah daerah, seperti kendaraan pengangkut sampah maupun peralatan pendukung pemeliharaan fasilitas umum yang lebih efisien dan berwawasan lingkungan.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia industri menjadi kunci dalam mempercepat inovasi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap terjalin kerja sama yang lebih erat dengan Yayasan Wakaf UMI dan PT Marlip Indo Mandiri dalam mendorong pemanfaatan teknologi inovatif, pengembangan riset, serta percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan demi mendukung terwujudnya ekonomi hijau di Kabupaten Luwu.

