Site icon Trotoar.id

Gubernur Andi Sudirman Sambut Seminar Nasional KDKMP, Tegaskan Koperasi Desa Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

N74CY7tTBrXeWP7n62ZbnMhQTF9YLIpNXdAAI4WM

MAKASSAR, Trotoar.id – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang digelar melalui kolaborasi Asosiasi Desa Seluruh Indonesia bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (4/8/2026).

Seminar nasional tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Laksamana Madya TNI (Purn.)

Didit Herdiawan Ashaf, serta jajaran pemerintah daerah dan para kepala desa dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat yang mempercayakan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Seminar Nasional KDKMP.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan koperasi desa sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menko Pangan, Menteri Desa dan PDT, Wamendagri, serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan karena menjadikan Sulawesi Selatan sebagai lokasi Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap mendukung penuh program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan arahan yang komprehensif dari pemerintah pusat agar implementasi program tersebut berjalan efektif hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

“Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap menerima arahan dari Bapak Menko maupun Menteri Desa, khususnya mengenai proyeksi pengembangan koperasi desa dan kelurahan ke depan,” katanya.

Andi Sudirman menilai koperasi desa harus menjadi instrumen yang mampu mengoptimalkan berbagai program pemerintah, terutama program yang berkaitan dengan subsidi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kehadiran koperasi, kata dia, harus memberikan manfaat nyata serta memperkuat kesejahteraan warga di tingkat desa.

“Yang terpenting adalah bagaimana berbagai program pemerintah yang bersifat subsidi dan menguntungkan masyarakat dapat disalurkan secara optimal melalui koperasi desa dan kelurahan,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan bahwa para kepala desa di Sulawesi Selatan telah mengikuti program retreat yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan.

Penguatan kapasitas tersebut diharapkan mampu mendukung kesiapan aparatur desa dalam menjalankan berbagai program strategis pemerintah, termasuk pengembangan KDKMP.

Ia berharap seminar nasional ini menghasilkan pedoman yang jelas bagi pemerintah desa dan kelurahan sehingga pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak lagi diwarnai berbagai informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.

“Kami berharap melalui seminar ini lahir arahan yang jelas sehingga tidak ada lagi informasi negatif atau kesalahpahaman mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tuturnya.

Menutup sambutannya, Andi Sudirman menegaskan bahwa pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Melalui koperasi yang sehat, profesional, dan produktif, pemerintah berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Exit mobile version