Site icon Trotoar.id

TP PKK Kota Makassar Gencarkan Edukasi ASI Eksklusif, Siapkan Generasi Sehat Sejak Masa Kehamilan

IMG 20260804 WA0039 scaled

MAKASSAR, Trotoar.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar terus memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak melalui edukasi Air Susu Ibu (ASI) eksklusif.

Melalui Pokja IV, TP PKK Kota Makassar menggelar kegiatan edukasi bagi kader TP PKK kelurahan dan ibu hamil di Auditorium TP PKK Kota Makassar, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan bertema “Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutan, Perkuat Apa yang Sudah Berjalan” itu diikuti jajaran pengurus TP PKK Kota Makassar, kader TP PKK, serta ibu hamil dari Kecamatan Panakkukang, Tamalanrea, Biringkanaya, Tallo, Mamajang, dan Kepulauan Sangkarrang.

Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif sejak awal kehidupan bayi.

Ketua Pokja IV TP PKK Kota Makassar, Indira Purnamasari, mengatakan masa kehamilan merupakan fase penting untuk mempersiapkan lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas. Karena itu, calon ibu perlu dibekali pengetahuan sejak dini mengenai proses menyusui.

“Persiapan menjadi seorang ibu tidak hanya sebatas menunggu proses persalinan, tetapi juga mempersiapkan diri untuk memberikan hak terbaik bagi buah hati, yakni Air Susu Ibu (ASI).

Karena itu, edukasi mengenai menyusui perlu diberikan sejak masa kehamilan agar para ibu lebih siap menghadapi proses tersebut,” ujarnya.

Menurut Indira, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama merupakan investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang anak.

Kandungan gizi yang lengkap, antibodi alami, serta manfaatnya bagi kesehatan bayi menjadikan ASI sebagai sumber nutrisi terbaik yang tidak dapat tergantikan.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta langkah-langkah persiapan yang perlu dilakukan sejak masa kehamilan.

Dengan pengetahuan yang memadai, para ibu diharapkan lebih percaya diri dalam memberikan ASI kepada bayinya.

Indira juga menekankan bahwa keberhasilan pemberian ASI eksklusif tidak hanya bergantung pada ibu.

Dukungan suami, keluarga, tenaga kesehatan, hingga lingkungan yang ramah terhadap ibu menyusui memiliki peran besar dalam menyukseskan program tersebut.

Karena itu, ia meminta para Ketua TP PKK Kecamatan dan kader yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi agen edukasi di wilayah masing-masing.

Informasi yang diperoleh diharapkan diteruskan kepada masyarakat sehingga semakin banyak keluarga memahami pentingnya ASI eksklusif.

Untuk memperkuat materi edukasi, TP PKK Kota Makassar menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Makassar dan Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Sulawesi Selatan.

Penyuluh Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nuraeni, memaparkan pentingnya pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai panduan selama kehamilan, persalinan, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

Sementara itu, anggota AIMI Sulawesi Selatan, dr. Astati Made Amin, memberikan materi mengenai manfaat ASI eksklusif serta berbagai strategi yang dapat dilakukan ibu sejak masa kehamilan agar proses menyusui berjalan optimal.

Melalui edukasi ini, TP PKK Kota Makassar berharap semakin banyak ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sehingga lahir generasi Makassar yang sehat, kuat, dan berkualitas.

Exit mobile version