Site icon Trotoar.id

Andi Sudirman Raih detiktimur Awards, MYP 1.400 Kilometer Jalan Jadi Penopang Konektivitas Sulsel

Trotoar.id — Pembangunan infrastruktur Sulawesi Selatan kembali mendapat sorotan di tingkat nasional.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meraih detiktimur Awards 2026 kategori Pembangunan Infrastruktur Terpadu dan Konektivitas Wilayah, sebuah penghargaan yang menempatkan program Multi Years Project (MYP) sebagai salah satu terobosan penting dalam mempercepat pemerataan pembangunan.

Penghargaan tersebut diterima langsung Andi Sudirman dalam malam penganugerahan detiktimur Awards 2026 di Grand Ballroom The Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026).

Penghargaan diserahkan Direktur Transmedia Latif Hanoko di hadapan para penerima penghargaan dari berbagai sektor.

Penghargaan itu diberikan atas dedikasi Pemprov Sulsel menghadirkan pembangunan infrastruktur yang lebih terencana dan berkelanjutan melalui skema MYP.

Kontrak tahun jamak memungkinkan proyek strategis dikerjakan lintas tahun sehingga pembangunan tidak sepenuhnya bergantung pada pola penganggaran tahunan.

Andi Sudirman menyambut penghargaan tersebut sebagai dorongan bagi seluruh jajaran pemerintah untuk terus mempercepat pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan garis akhir, melainkan penyemangat untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai target.

“Terima kasih kepada detiktimur atas penghargaan ini. Penghargaan untuk infrastruktur konektivitas antarwilayah ini menjadi penyemangat bagi kami semua,” ujar Andi Sudirman.

Di balik penghargaan tersebut terdapat proyek infrastruktur dengan skala cukup besar. Pemprov Sulsel saat ini tengah membangun lebih dari 1.400 kilometer infrastruktur jalan yang menghubungkan berbagai wilayah.

Pembangunan itu diarahkan untuk membuka akses, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus memperkuat arus barang dan jasa antardaerah.

Namun Andi Sudirman menegaskan, capaian tersebut bukan keberhasilan dirinya seorang.

Menurutnya, pembangunan merupakan hasil kerja kolektif antara jajaran Pemprov Sulsel, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai pihak yang terlibat dalam proses pembangunan.

“Ini adalah kerja tim, bukan satu orang. Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta pemerintah kabupaten dan kota yang bersama-sama mendukung pembangunan di Sulawesi Selatan,” katanya.

Melalui MYP periode 2025–2027, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran Rp3,7 triliun yang bersumber dari efisiensi APBD Sulsel.

Dari jumlah tersebut, Rp2,5 triliun diarahkan khusus untuk pembangunan dan penanganan jalan sekitar 1.400 kilometer pada hampir 100 ruas yang tersebar di 24 kabupaten dan kota.

Skala pembangunan tersebut setara dengan perjalanan darat dari Makassar menuju Gorontalo. Pekerjaan dilaksanakan secara bertahap melalui enam paket konstruksi dan ditargetkan rampung pada 2027.

Jika terealisasi sesuai target, jaringan jalan tersebut diharapkan menjadi salah satu pengungkit utama konektivitas antarwilayah Sulawesi Selatan.

MYP juga tidak hanya berbicara mengenai jalan. Program tersebut mencakup rehabilitasi jaringan irigasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta pembangunan rumah sakit regional untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.

Artinya, infrastruktur ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembangunan yang menyentuh sektor ekonomi sekaligus pelayanan dasar masyarakat.

Bagi Pemprov Sulsel, konektivitas bukan sekadar memperpendek jarak tempuh. Infrastruktur yang terhubung diharapkan mampu menekan biaya logistik, membuka akses kawasan produktif, memperlancar distribusi hasil pertanian, dan menciptakan ruang pertumbuhan ekonomi baru di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

detiktimur Awards 2026 sendiri merupakan ajang apresiasi yang diinisiasi detiktimur bersama detikSulsel sebagai regional detikcom untuk kawasan Indonesia Timur.

Penghargaan diberikan kepada tokoh dan institusi yang dinilai menghadirkan perubahan positif, inovatif dan berdampak bagi masyarakat.

Bagi Andi Sudirman dan Pemprov Sulsel, penghargaan tersebut kini menjadi tantangan baru: memastikan ribuan kilometer infrastruktur yang dibangun bukan hanya selesai sebagai proyek, tetapi benar-benar menjadi jalan menuju konektivitas, pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Exit mobile version