Site icon Trotoar.id

Gubernur Andi Sudirman Dukung Sekolah Rakyat Diperluas di Sulsel, Lahan Disiapkan untuk Jangkau Lebih Banyak Anak

TGyawDZE1Zj4GKOZwonlwci0LFm1tta8CPZV0ZYt

MAKASSAR, Trotoar.id — Sekolah Rakyat mulai menunjukkan wajah baru pendidikan yang menyasar anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Sulawesi Selatan di Sudiang, Kota Makassar, program tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus dikembangkan dan diperluas.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf meninjau langsung aktivitas pembelajaran di SRT 3 Sulsel, Jumat (7/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung pelaksanaan program sekaligus memastikan dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutannya.

Andi Sudirman menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf atas hadirnya Sekolah Rakyat.

Menurutnya, program tersebut membuka peluang lebih luas bagi anak-anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan berkualitas, terutama mereka yang berasal dari keluarga yang membutuhkan.

“Ini adalah program yang sangat istimewa dan menjadi amal jariyah yang besar dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak Indonesia,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, kehadiran Sekolah Rakyat memberikan manfaat besar bagi Sulawesi Selatan.

Karena itu, Pemprov Sulsel tidak ingin program tersebut berhenti pada keberadaan satuan pendidikan yang telah berjalan, tetapi berkomitmen mendukung pengembangannya agar dapat menjangkau lebih banyak anak di berbagai daerah.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan dengan kesiapan Pemprov Sulsel menyediakan aset dan lahan.

Pemerintah daerah membuka peluang pemanfaatan aset yang dimiliki untuk mendukung pembangunan maupun pengembangan Sekolah Rakyat di kabupaten dan kota yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, Sulawesi Selatan sangat terbantu dengan kehadiran Sekolah Rakyat. Kami terus menyiapkan aset dan lahan agar program ini dapat berkembang dan menjangkau lebih banyak kabupaten/kota di Sulsel,” katanya.

Bagi Andi Sudirman, konsep Sekolah Rakyat tidak sekadar menghadirkan ruang belajar dan fasilitas pendidikan.

Program tersebut juga diarahkan untuk menyiapkan peserta didik menghadapi perubahan zaman dengan keterampilan dan kemampuan yang relevan terhadap tantangan global.

Ia menilai fasilitas di SRT 3 Sulsel cukup lengkap dan ditopang tenaga pendidik berkualitas.

Peserta didik juga mendapatkan pembelajaran bahasa asing, termasuk bahasa Inggris, Jepang dan Mandarin yang dinilai dapat menjadi modal menghadapi persaingan yang semakin terbuka.

“Saya yakin bangunan ini akan menjadi rumah bagi anak-anak kita untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Fasilitasnya sangat lengkap, tenaga pendidiknya luar biasa, bahkan para siswa dibekali kemampuan berbahasa Inggris, Jepang, hingga Mandarin sebagai bekal menghadapi persaingan global,” ujarnya.

Namun, pendidikan di Sekolah Rakyat tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik.

Pembentukan karakter dan akhlak menjadi bagian penting dalam proses pendidikan, sehingga peserta didik diharapkan tumbuh sebagai generasi yang memiliki kecerdasan sekaligus nilai moral yang kuat.

“Saya optimistis Sekolah Rakyat akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia,” kata Andi Sudirman. Ia meyakini Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat karena memberikan kesempatan yang lebih setara bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan berkualitas.

Pemprov Sulsel pun menegaskan dukungannya terhadap pengembangan program tersebut dalam jangka panjang.

Jika kebutuhan sekolah terus meningkat, pemerintah daerah menyatakan kesiapan menyediakan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di masa mendatang.

Dengan dukungan itu, program diharapkan tidak hanya menjadi solusi pendidikan bagi keluarga yang membutuhkan hari ini, tetapi berkembang menjadi salah satu instrumen pemerataan kesempatan pendidikan di Sulawesi Selatan.

Exit mobile version