Site icon Trotoar.id

Belum Dilantik, Calon Pengurus Golkar Sulsel Tancap Gas Konsolidasi ke Daerah

IMG 20260809 WA0022

MAKASSAR, Trotoar id Belum resmi dilantik, jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Ketua Terpilih sekaligus Ketua Formatur Musda XI Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin, sudah tancap gas melakukan konsolidasi politik ke sejumlah daerah. 

Langkah ini menjadi sinyal bahwa Golkar Sulsel tidak ingin terlalu lama berada dalam fase transisi pasca-Musda.

Roadshow konsolidasi diawali dengan menyambangi Kabupaten Pangkep, Barru hingga Kota Parepare.

Dalam setiap kunjungan, jajaran pengurus DPD I Golkar Sulsel membangun komunikasi langsung dengan jajaran pengurus DPD II serta para kader di daerah. 

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyamakan langkah menghadapi agenda politik partai ke depan.

Gerak cepat ini memperlihatkan upaya kepemimpinan baru Golkar Sulsel untuk segera mengonsolidasikan mesin partai hingga ke tingkat paling bawah. 

Bagi Golkar, kekuatan struktur tidak cukup hanya tersusun di atas kertas, tetapi harus diterjemahkan menjadi kerja politik yang solid hingga tingkat kecamatan, kelurahan dan desa.

Mantan Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel, Rahman Pina, menyebut roadshow tersebut merupakan bentuk respons cepat terhadap instruksi Ketua Umum Partai Golkar agar konsolidasi organisasi segera dilakukan. 

Instruksi itu menjadi pijakan bagi kepengurusan baru untuk mempercepat penyatuan barisan setelah pelaksanaan Musda XI.

“Ini respons dari perintah ketua umum yang memerintahkan untuk secepatnya melakukan konsolidasi di daerah,” kata Rahman Pina.

Konsolidasi ini juga menjadi ujian awal bagi Ilham Arief Sirajuddin dan jajaran formatur dalam membangun soliditas internal. 

Setelah proses Musda menghasilkan kepemimpinan baru, tantangan berikutnya adalah memastikan tidak ada jarak antara struktur provinsi dengan pengurus di kabupaten dan kota. 

Karena itu, kehadiran langsung jajaran DPD I di daerah dinilai menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi politik dari bawah.

Roadshow tersebut tidak berhenti di tiga daerah. Jajaran pengurus DPD I Golkar Sulsel dijadwalkan menyambangi total 16 daerah dalam rangkaian konsolidasi yang digelar selama empat hari, mulai Senin, 10 Agustus hingga Jumat, 14 Agustus 2026. 

Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk memetakan kekuatan sekaligus mendengar langsung dinamika organisasi di masing-masing daerah.

Dengan pola konsolidasi langsung, Golkar Sulsel berupaya memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu garis politik. 

Terlebih, setiap daerah memiliki karakter politik dan konfigurasi kekuatan yang berbeda. Karena itu, komunikasi langsung dengan ketua DPD II dan kader menjadi penting untuk menyusun strategi yang lebih terukur dan realistis.

Langkah cepat sebelum pelantikan ini juga menunjukkan bahwa kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin ingin membangun kesan berbeda: tidak menunggu seremoni organisasi untuk mulai bekerja. 

Konsolidasi justru didorong sejak awal agar momentum pasca-Musda tidak kehilangan energi dan keputusan politik di tingkat provinsi dapat segera diterjemahkan menjadi kerja organisasi di daerah.

Roadshow 16 daerah akhirnya bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik kunjungan tersebut terdapat pesan politik yang cukup jelas Golkar Sulsel sedang memasuki fase konsolidasi baru. 

Kepengurusan hasil Musda XI kini dituntut membuktikan bahwa perubahan kepemimpinan mampu diikuti dengan penguatan struktur, soliditas kader dan mesin politik yang bergerak serempak dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan.

Exit mobile version