BARRU, Trotoar.id — Derap langkah dan yel-yel para pelajar menggema di sejumlah ruas jalan Kabupaten Barru, Senin (10/8/2026).
Sebanyak 100 pelajar SD dan SMP sederajat ambil bagian dalam Gerak Jalan Tingkat Kabupaten Barru untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung semarak. Bukan hanya barisan yang tampil rapi, kreativitas para peserta juga menjadi perhatian warga yang memadati sejumlah titik sepanjang rute.
Gerak jalan dimulai dari Tugu Pahlawan Kabupaten Barru. Peserta dilepas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Barru, Haedar, S.T., sebelum bergerak menuju halaman Kantor Bupati Barru.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran Marching Band SMKN Pelayanan Lintas Nusantara Barru yang mengawal rombongan.
Alunan musik marching band membuat langkah para pelajar semakin bersemangat hingga mencapai titik penerimaan di halaman Kantor Bupati.
Setibanya di halaman Kantor Bupati Barru, peserta diterima Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru.
Penerimaan peserta juga dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, jajaran TNI-Polri, Sekretariat Daerah, Kementerian Agama, serta pimpinan organisasi perangkat daerah.
Namun, daya tarik utama kegiatan bukan sekadar barisan yang berjalan rapi.
Sejumlah regu tampil dengan berbagai variasi gerakan. Mulai dari formasi, gerakan penghormatan, hingga aksi “pura-pura pingsan” yang dilakukan peserta berhasil mengundang perhatian dan gelak warga.
Yel-yel “OK Sie!” juga berkali-kali terdengar lantang. Sorakan tersebut menjadi bagian dari kreativitas peserta untuk menjaga semangat sekaligus menunjukkan kekompakan regu masing-masing.
Antusiasme warga pun terlihat di sepanjang rute. Tepuk tangan dan sorakan diberikan kepada peserta yang tetap berjalan penuh semangat meski harus berhadapan dengan cuaca panas.
Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang mengatakan gerak jalan tersebut bukan sekadar agenda tahunan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda, khususnya dalam menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, serta semangat perjuangan.
“Yang pertama, kegiatan ini untuk menyemarakkan Hari Ulang Tahun RI yang ke-81. Mudah-mudahan melalui kegiatan gerak jalan ini dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan nilai juang, terutama kepada anak-anak kita,” ujar Abustan.
Ia mengatakan, semangat perjuangan para pahlawan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar mereka tidak hanya menikmati kemerdekaan, tetapi juga memahami nilai perjuangan yang melatarbelakanginya.
“Ini sebenarnya untuk mendorong supaya anak-anak kita bisa berlaku disiplin, kemudian memiliki nilai juang yang tinggi,” katanya.
Abustan juga memberikan apresiasi terhadap peserta yang tetap menunjukkan semangat meski kegiatan berlangsung di bawah terik matahari.
“Di tengah panas yang luar biasa ini, mereka tidak kendor sedikit pun dalam melakukan gerak jalan,” ungkapnya.
Ia berharap semangat, disiplin, kekompakan dan nilai perjuangan yang ditampilkan para pelajar tidak berhenti di sepanjang rute gerak jalan, tetapi menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Kemeriahan kegiatan juga memberikan dampak bagi pelaku UMKM. Sejumlah pedagang membuka lapak di sekitar halaman Kantor Bupati Barru, lokasi yang menjadi titik penerimaan peserta.
Lapak UMKM yang tertata di sekitar lokasi membuat kegiatan tidak hanya menjadi ruang hiburan dan pendidikan karakter, tetapi juga membuka peluang perputaran ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, dari 100 peserta yang ambil bagian, 60 peserta berasal dari jenjang SD dan 40 peserta dari SMP sederajat.
Kelancaran kegiatan turut didukung personel Polres Barru, Satpol PP, Dinas Perhubungan, TNI, tenaga kesehatan dan PMI Kabupaten Barru.
Mereka diterjunkan untuk memastikan arus kegiatan, keamanan peserta, hingga pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.
Di tengah kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, gerak jalan di Barru akhirnya bukan sekadar parade langkah kaki.
Di balik barisan, yel-yel dan kreativitas para pelajar, terselip pesan tentang disiplin, kebersamaan, semangat perjuangan, sekaligus ruang bagi masyarakat untuk ikut menggerakkan ekonomi lokal.

