MAKASSAR, Trotoar.id — Peta politik Sulawesi Selatan kembali diramaikan kabar kembalinya mantan Bupati Gowa dua periode, Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo, ke Partai Demokrat.
Kabar tersebut tidak dibantah Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah.
Ditemui di DPD PD Sulsel, Presidium Kahmi Sulsel ini mengungkapkan mendengar informasi tersebut dari DPP,
“Saya juga dengar demikian, tapi sepertinya komunikasinya langsung ke DPP, tidak ke kami di DPD,” kata Ni’matullah.
Pernyataan tersebut membuka sinyal bahwa proses kembalinya Adnan ke Partai Demokrat kemungkinan tengah berlangsung di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
DPD Demokrat Sulsel, kata Ni’matullah, belum menjadi bagian langsung dari komunikasi tersebut.
Bagi Demokrat Sulsel, jika kabar tersebut benar-benar terealisasi, kehadiran kembali Adnan bukan sesuatu yang mengejutkan.
Adnan memiliki sejarah panjang dengan partai tersebut sebelum kemudian menempuh perjalanan politik di luar Demokrat.
Ni’matullah menyebut Adnan sebelumnya merupakan kader Partai Demokrat. Bahkan, putra mendiang Ichsan Yasin Limpo itu pernah duduk sebagai anggota Fraksi Partai Demokrat di DPRD Sulawesi Selatan.
Karena itu, kembalinya Adnan dapat dipandang sebagai pertemuan kembali seorang kader dengan rumah politik yang pernah membesarkan namanya.
“Bukan hal yang luar biasa, sebab sebelumnya juga Adnan merupakan kader dan sempat menjadi anggota Fraksi PD di DPRD Sulsel,” ujar Ni’matullah.
Kabar tersebut menarik perhatian karena Adnan bukan lagi figur politik yang sama seperti ketika pertama kali berada di parlemen.
Ia telah menuntaskan dua periode sebagai Bupati Gowa dan memiliki pengalaman memimpin pemerintahan daerah selama satu dekade.
Pengalaman tersebut tentu menjadi modal politik tersendiri jika Adnan benar-benar kembali memperkuat barisan Demokrat.
Namun, sejauh ini belum ada penjelasan mengenai posisi yang akan ditempati Adnan apabila resmi kembali menjadi kader. Begitu pula dengan bentuk komunikasi maupun keputusan final dari DPP Partai Demokrat.
Ni’matullah hanya memastikan bahwa informasi mengenai rencana tersebut telah ia dengar, meski komunikasi disebut lebih banyak berlangsung antara Adnan dan jajaran DPP.
Jika kepulangan itu benar-benar terjadi, Demokrat mendapatkan kembali seorang figur yang telah memiliki pengalaman elektoral, pemerintahan, sekaligus jaringan politik di Sulawesi Selatan.
Sebaliknya, bagi Adnan, kembali ke Demokrat bisa menjadi babak baru setelah menyelesaikan perjalanan panjangnya sebagai kepala daerah.
Yang pasti, pintu politik yang pernah menjadi bagian dari perjalanan Adnan kini kembali terbuka. Tinggal menunggu bagaimana DPP Partai Demokrat menerjemahkan komunikasi tersebut menjadi keputusan resmi.
Adnan dan Demokrat pernah berada dalam satu barisan. Kini, setelah perjalanan politik yang panjang, keduanya dikabarkan bersiap bertemu kembali.

