
SIDRAP, Trotoar.id — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi momentum untuk memberi penghargaan kepada mereka yang bekerja di garis depan pelayanan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sidrap memberikan apresiasi kepada pimpinan dan pegawai unit pelayanan publik yang dinilai mampu mempertahankan kualitas layanan dengan nilai 78,00 hingga 100.
Penghargaan tersebut diserahkan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, seusai upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Sidrap di Lapangan Kompleks SKPD Sidrap, Senin (17/8/2026).

Penghargaan itu menjadi bentuk pengakuan pemerintah daerah terhadap perangkat daerah yang dinilai mampu memberikan pelayanan sesuai standar sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sejumlah unit pelayanan publik berhasil memperoleh kategori kualitas pelayanan tinggi. Di antaranya Dinas Pendidikan dengan nilai 80,01, Dinas Sosial sebesar 78,13, serta RSUD Nene Mallomo dengan nilai 83,44.
Kepala Bagian Organisasi Setda Sidrap, Andi Mappaewang, mengatakan pemberian apresiasi tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi hasil penilaian Ombudsman Republik Indonesia terhadap penyelenggaraan pelayanan publik.
“Penghargaan diberikan Pemerintah Kabupaten Sidrap melalui rekomendasi hasil penilaian Ombudsman RI,” kata Andi Mappaewang.

Bagi Pemkab Sidrap, capaian tersebut bukan sekadar angka dalam hasil evaluasi. Nilai tinggi diharapkan menjadi cermin bahwa pelayanan publik harus terus bergerak mengikuti kebutuhan masyarakat.
Apresiasi diberikan dalam bentuk piagam penghargaan maupun dukungan berupa prioritas anggaran bagi unit pelayanan yang memenuhi kriteria.
Langkah tersebut sekaligus menjadi strategi pemerintah daerah untuk menjaga agar kualitas pelayanan tidak mengalami penurunan akibat keterbatasan sumber daya maupun anggaran.
Sebab, pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling mudah dirasakan masyarakat. Ketika masyarakat datang ke sekolah, rumah sakit, kantor pelayanan sosial maupun perangkat daerah lainnya, kualitas pelayanan menjadi ukuran langsung atas kehadiran pemerintah.
Pemkab Sidrap berharap penghargaan tersebut dapat memunculkan semangat perbaikan di seluruh perangkat daerah.
Unit yang telah memperoleh nilai tinggi didorong untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaiannya. Sementara perangkat daerah lainnya diharapkan menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk melakukan pembenahan.
Dengan cara itu, kompetisi antarlayanan tidak diarahkan sekadar mengejar nilai evaluasi, tetapi membangun budaya kerja yang menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat utama.
Pelayanan yang berkualitas harus mudah diakses, transparan, responsif dan mampu menjawab kebutuhan warga.
Karena itu, evaluasi menjadi penting untuk mengetahui bagian yang sudah berjalan baik sekaligus menemukan celah yang masih harus diperbaiki.
Momentum pemberian penghargaan seusai upacara HUT ke-81 RI juga membawa pesan tersendiri. Semangat kemerdekaan tidak hanya diterjemahkan melalui upacara dan perayaan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pengabdian aparatur kepada masyarakat.
Pemerintah daerah berharap capaian unit pelayanan dengan nilai kualitas tinggi dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Lebih jauh, penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemantik bagi seluruh aparatur untuk terus memperbaiki kualitas kerja dan menghadirkan inovasi pelayanan.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya banyaknya program yang direncanakan, tetapi seberapa mudah masyarakat memperoleh layanan dan seberapa besar manfaat yang mereka rasakan.
Dari momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Sidrap ingin memastikan semangat pengabdian itu tidak berhenti di lapangan upacara.
Ia harus berlanjut di ruang-ruang pelayanan publik—tempat masyarakat setiap hari berhadapan langsung dengan negara.


Komentar