LUWU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Luwu terus mengambil langkah untuk membantu petani menghadapi kekeringan lahan persawahan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino.
Salah satunya melalui penyaluran bantuan mesin pompa air kepada petani di Desa Babang, Kecamatan Larompong Selatan, Sabtu (22/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Luwu, H. Patahudding, untuk membantu memenuhi kebutuhan pengairan lahan persawahan yang terdampak kekeringan.
Dengan dukungan pompa air, petani diharapkan tetap dapat mengelola lahan dan mempertahankan tanaman padi di tengah berkurangnya ketersediaan air.
Patahudding mengatakan, pemerintah daerah terus mencari solusi terhadap persoalan kekeringan yang mulai berdampak pada sektor pertanian.
Menurutnya, pompa air menjadi salah satu langkah cepat untuk mengoptimalkan sumber air yang masih tersedia di sekitar lahan pertanian.
“Bagi masyarakat yang lahan sawahnya mengalami kekeringan bisa langsung melapor kepada penyuluh atau Dinas Pertanian. Kita akan memberikan bantuan pompa air. Apabila di lahan sawahnya tidak memiliki sumber mata air, maka kita akan membuatkan sumur bor,” ujar Patahudding.
Ia menegaskan, penanganan kekeringan tidak hanya dilakukan melalui penyaluran pompa air. Pemkab Luwu juga menyiapkan opsi pembangunan sumur bor bagi lahan pertanian yang tidak memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan pengairan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses air bagi lahan sawah terdampak sekaligus mengurangi risiko terganggunya musim tanam dan penurunan produksi pertanian akibat kekeringan.
Bupati juga meminta petani yang mengalami kesulitan mendapatkan air agar segera melaporkan kondisi tersebut kepada penyuluh pertanian atau Dinas Pertanian.
Pelaporan secara cepat dinilai penting agar pemerintah dapat melakukan pendataan sekaligus menentukan bentuk bantuan yang sesuai dengan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Menurut Patahudding, kolaborasi antara pemerintah, penyuluh dan petani menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak kemarau.
Pemerintah daerah akan terus memantau kondisi persawahan dan mengupayakan dukungan sarana pengairan agar aktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan.
Penyaluran pompa air di Desa Babang menjadi salah satu bagian dari upaya Pemkab Luwu menjaga keberlangsungan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ketersediaan air menjadi faktor penting untuk mempertahankan produktivitas lahan, khususnya ketika curah hujan berkurang.
“Harapan kita bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membantu pengairan sawah masyarakat. Kalau sumber air tersedia, kita optimalkan sehingga lahan pertanian tetap bisa berproduksi,” kata Patahudding.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Islamuddin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Daud Mustakim, Plt. Kepala Dinas Kominfo-SP Kabupaten Luwu Imran, anggota DPRD Kabupaten Luwu, serta Camat Larompong Selatan.

