Site icon Trotoar.id

Lepas Kafilah MTQ KORPRI, Jufri Rahman Tekankan ASN Sulsel Harus Berakhlak dan Berintegritas

nVYKOvBNZGBl89ML1e9RErtdOkRIg8I5O8d5hjks

MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sulsel, Jufri Rahman, meminta kafilah Sulsel tidak sekadar mengejar prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.

Jufri menegaskan, keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut harus menjadi momentum menunjukkan karakter aparatur sipil negara (ASN) yang berakhlak, berintegritas, menjunjung sportivitas, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Jufri saat mengukuhkan sekaligus melepas kafilah Sulsel untuk mengikuti MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026. Pengukuhan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (21/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Jufri menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Kafilah MTQ VIII KORPRI Sulsel, Erwin Sodding, sebagai simbol pelepasan kontingen Sulsel menuju ajang nasional yang berlangsung di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), 23–30 Agustus 2026.

Sebanyak 38 peserta ditetapkan mewakili Sulsel setelah melalui proses seleksi pada 9–11 Juni 2026. Seleksi tersebut diikuti 246 peserta dari kabupaten/kota se-Sulsel untuk memperebutkan posisi pada 16 cabang lomba.

Ketua Panitia Daerah MTQ KORPRI Sulsel, Muh. Saleh, mengatakan penunjukan Sulsel sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar. Ia mengajak seluruh pihak ikut memastikan pelaksanaan MTQ nasional berjalan sukses.

“Mari kita berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kita bisa memperlihatkan prestasi dan menjadi penyelenggara sebagai tuan rumah yang baik,” kata Muh. Saleh.

Sementara Jufri mengatakan, para kafilah membawa misi yang lebih besar dari sekadar memenangkan perlombaan. Mereka membawa nama Sulawesi Selatan sekaligus menjadi representasi ASN Sulsel di panggung nasional.

Menurutnya, tema MTQ KORPRI Nasional 2026, “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh”, harus diterjemahkan dalam tindakan nyata.

Nilai-nilai Al-Qur’an, kata dia, harus menjadi sumber inspirasi bagi ASN dalam membangun integritas dan etika pelayanan publik.

“Indonesia tangguh bukan sekadar tema yang terucap di spanduk dan panggung, tetapi panggilan yang harus selalu hidup dalam setiap langkah pengabdian,” tegas Jufri.

Ia mengingatkan bahwa ASN berakhlak tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan dan pengetahuan. Integritas, kejujuran, kedisiplinan, serta ketulusan dalam melayani masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian seorang aparatur.

Karena itu, Jufri meminta para kafilah menjadikan MTQ sebagai ruang untuk membuktikan bahwa ASN Sulsel mampu berprestasi sekaligus menjaga karakter, adab, dan kehormatan daerah.

“Kalian semua bukan sekadar peserta. Kalian adalah wajah Sulawesi Selatan di panggung nasional. Bawalah nama daerah ini dengan kepala tegak, tetapi dengan hati yang rendah, dengan semangat yang menyala, tetapi dengan akhlak yang menjadi cahaya,” ujarnya.

Jufri juga mengingatkan agar kemenangan tidak dijadikan satu-satunya ukuran keberhasilan. Kompetisi, kata dia, harus tetap berjalan bersama persaudaraan dan sportivitas.

“Bertandinglah dengan segala kemampuan, namun jangan pernah kehilangan makna persaudaraan. Sebab di atas segala kompetisi ada nilai kemanusiaan,” katanya.

Ia meminta para peserta menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an. “Jangan hanya mengejar piala. Jadikan MTQ ini sebagai ruang untuk membangun keteladanan dalam sikap, tutur kata, dan pengabdian,” lanjutnya.

Pesan serupa disampaikan kepada pembina, pelatih, dan ofisial. Jufri meminta mereka tidak hanya fokus pada strategi untuk meraih kemenangan, tetapi juga mendampingi para kafilah membangun mental yang kuat, jiwa besar, serta menjunjung tinggi sportivitas.

Ia berharap keikutsertaan kafilah Sulsel dalam MTQ KORPRI Nasional dapat menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual ASN. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan tidak berhenti di panggung perlombaan, tetapi dibawa ke ruang kerja dan diwujudkan dalam perilaku birokrasi serta pelayanan publik.

“Kepada seluruh anggota kafilah, pergilah dengan keyakinan, berjuanglah dengan keikhlasan, bertandinglah dengan sportivitas yang menjaga martabat, dan bawalah nama baik Sulawesi Selatan,” pesannya.

Jufri pun berharap seluruh perjuangan kafilah Sulsel mendapat kemudahan dan keberkahan. Ia ingin prestasi yang diraih nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan kontingen, tetapi juga menjadi cerminan bahwa ASN Sulsel mampu memadukan kompetensi, akhlak, integritas, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga Allah SWT meridai langkah kalian, memudahkan jalan kalian, dan membawa nama baik Sulawesi Selatan melalui prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.

Exit mobile version