Site icon Trotoar.id

Sulsel Jadi Rujukan Nasional Manajemen Talenta, Kepala BKN Puji Komitmen Andi Sudirman

MAKASSAR, Trotoar.id Sulawesi Selatan mulai menjadi rujukan daerah lain dalam penerapan manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN).

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI Prof Zudan Arif Fakrulloh bahkan mendorong pemerintah daerah dari provinsi lain untuk datang dan belajar langsung dari Sulsel.

Pernyataan tersebut disampaikan Zudan saat membuka Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan itu dihadiri Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi, para kepala daerah se-Sulsel, sekretaris daerah, serta jajaran BKD dan BKPSDM kabupaten/kota.

Zudan mengapresiasi langkah cepat Pemprov Sulsel dalam membangun sistem manajemen talenta.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa penerapan manajemen talenta tidak sekadar menjadi program administratif, tetapi mulai dijalankan secara nyata dalam pengelolaan aparatur pemerintahan.

“Saya ingin penerapan manajemen talenta bisa belajar ke Sulsel. Provinsi yang belum menerapkan, silakan datang ke Sulsel,” ujar Zudan.

Mantan Penjabat Gubernur Sulsel tersebut menilai faktor kepemimpinan menjadi salah satu kunci yang membuat Sulsel mampu bergerak cepat.

Ia secara khusus menyebut komitmen Gubernur Andi Sudirman Sulaiman sebagai faktor penting di balik progres penerapan manajemen talenta di Sulsel.

“Kalau ada yang bertanya kenapa Sulsel cepat dalam manajemen talenta? Ya karena Gubernurnya Bapak Andi Sudirman Sulaiman,” ungkap Zudan.

Menurut Zudan, Sulsel menjadi salah satu wilayah di luar Pulau Jawa yang telah 100 persen menerapkan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.

Capaian tersebut tidak hanya dilihat dari aspek kuantitatif, tetapi juga dari implementasi nyata dalam menata dan mengembangkan sumber daya aparatur.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan penerapan manajemen talenta bagi pejabat eselon maupun ASN tidak boleh berhenti pada pemenuhan persyaratan administratif.

Sistem tersebut harus menjadi fondasi untuk membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada hasil.

“Kita ingin menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, berorientasi pada hasil, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Andi Sudirman.

Hingga saat ini, sebanyak 13 instansi pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulsel telah memperoleh persetujuan penerapan manajemen talenta. Sementara dalam Ekspose Tahap II, sebanyak 11 kabupaten/kota kembali mengikuti proses penilaian dan ekspose.

Pemprov Sulsel menargetkan penerapan sistem tersebut terus diperluas hingga mencakup seluruh 24 kabupaten/kota.

Dengan dukungan BKN dan komitmen kepala daerah, Sulsel berpeluang tidak hanya menjadi daerah yang cepat menerapkan manajemen talenta, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran bagi daerah lain dalam membangun birokrasi berbasis kompetensi dan kinerja.

Exit mobile version