Site icon Trotoar.id

130 Rumah Tangga di Gowa dan Bantaeng Dapat Bantuan Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel

IMG 20260827 WA0012

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperluas akses energi listrik bagi masyarakat yang belum menikmati penerangan secara layak.

Tahun ini, Pemprov Sulsel menyalurkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) kepada 130 rumah tangga di dua kabupaten.

Bantuan tersebut menyasar 65 rumah tangga di Kabupaten Gowa dan 65 rumah tangga di Kabupaten Bantaeng.

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan akses listrik tidak hanya dinikmati masyarakat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau keluarga yang membutuhkan di perdesaan.

Penyerahan bantuan dilakukan melalui dialog virtual antara Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dengan para penerima manfaat di masing-masing daerah.

Kegiatan tersebut diikuti Gubernur bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Kamis (27/8/2026).

Andi Sudirman mengatakan, akses listrik merupakan bagian dari kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus dipenuhi pemerintah.

Karena itu, penyaluran BPBL dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan masyarakat yang benar-benar belum memiliki akses listrik.

“Pelan-pelan sementara tim mendata, kita lakukan secara bertahap, agar semakin banyak saudara-saudara kita yang belum memiliki akses listrik dapat menikmati listrik yang stabil,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, BPBL diprioritaskan bagi rumah tangga tidak mampu yang memiliki rumah sendiri, tetapi belum memiliki sambungan listrik sendiri serta memenuhi persyaratan teknis dan ketentuan daya listrik 450 VA.

Program tersebut diharapkan tidak sekadar menghadirkan penerangan di rumah warga, tetapi juga membuka ruang bagi peningkatan aktivitas sosial dan ekonomi keluarga.

Ketersediaan listrik yang memadai dinilai dapat mendukung kegiatan belajar anak, pekerjaan rumah tangga, hingga aktivitas produktif masyarakat.

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar energi sekaligus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke wilayah perdesaan dan daerah yang belum terjangkau jaringan listrik,” jelasnya.

Gubernur Sulsel menegaskan penyaluran BPBL tidak berhenti pada 130 rumah tangga yang menerima bantuan tahun ini. Pemprov Sulsel masih melakukan pendataan secara bertahap untuk menemukan masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik dan memenuhi kriteria penerima.

Pendataan tersebut menjadi penting agar bantuan tidak salah sasaran. Pemerintah ingin memastikan program benar-benar diterima keluarga yang membutuhkan, terutama masyarakat kurang mampu yang selama ini belum memiliki sambungan listrik sendiri.

Andi Sudirman berharap bantuan tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup penerima manfaat.

Dengan hadirnya listrik di rumah-rumah warga, pemerintah berharap aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan,” harap Andi Sudirman.

Exit mobile version