Site icon Trotoar.id

Dinilai Paling Aktif dan Kritis, Anggota DPRD Sulsel Ini Diganjar Penghargaan

Trotoar.id

DPRD AWARD

MAKASSAR, Trotoar.id — Badan Kehormatan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan penghargaan kepada salah seorang anggota DPRD Sulsel yang dinilai paling aktif dan kritis dalam menjalankan fungsi legislatif.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah anggota dewan dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat, khususnya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta mengawal kebijakan pemerintah daerah.

Penerima penghargaan menyambut apresiasi tersebut sebagai sebuah kehormatan sekaligus amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja-kerja politik dan pengawasan di lembaga legislatif.

“Alhamdulillah, sebuah kehormatan dan amanah yang sangat saya syukuri,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan itu tidak boleh dimaknai sekadar sebagai pencapaian personal. Justru, apresiasi tersebut menjadi pengingat agar setiap amanah sebagai wakil rakyat dijalankan secara sungguh-sungguh.

Ia menegaskan, anggota DPRD memiliki tanggung jawab untuk berani menyampaikan suara masyarakat, kritis dalam mengawal kebijakan, sekaligus memastikan setiap keputusan pemerintah tetap berpijak pada kepentingan publik.

“Bagi saya, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi, tetapi menjadi pengingat bahwa setiap amanah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh, berani menyampaikan suara rakyat, kritis dalam mengawal kebijakan, dan tetap berpijak pada kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan Badan Kehormatan DPRD Sulsel. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi energi tambahan untuk meningkatkan kinerja sebagai legislator.

“Semoga ini menjadi motivasi untuk terus bekerja, mengawal aspirasi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia menilai sikap kritis merupakan bagian penting dalam menjalankan fungsi DPRD. Kritik, kata dia, semestinya tidak diarahkan untuk sekadar mencari kelemahan pemerintah, melainkan menjadi instrumen untuk memastikan kebijakan yang dibuat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kritis bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk memastikan kebijakan benar-benar berpihak kepada rakyat,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus mengawal jalannya pemerintahan dan kebijakan publik di Sulawesi Selatan. Menurutnya, fungsi pengawasan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar kebijakan yang dilahirkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mari bersama tetap mengawal,” tandasnya.

Exit mobile version