Site icon Trotoar.id

Munafri Jamu dan Lepas PSM ke Parepare, Tegaskan Dukungan Pemkot Makassar

IMG 20260912 WA0067 scaled

MAKASSAR, Trotoar.id — Dukungan Pemerintah Kota Makassar terhadap PSM Makassar kembali ditegaskan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menjamu pemain, pelatih, dan manajemen Juku Eja di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Sabtu (12/9/2026).

Jamuan makan siang tersebut menjadi momentum Munafri melepas skuad PSM yang akan bertolak ke Kota Parepare untuk menjalani laga kandang perdana BRI Super League musim 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie.

Di hadapan pemain dan jajaran tim, Munafri memberikan suntikan semangat agar PSM mampu mengawali perjalanan kompetisi musim ini dengan hasil positif.

Dukungan itu sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemkot Makassar untuk terus berada di belakang klub yang selama ini menjadi simbol kebanggaan masyarakat Kota Makassar.

Mantan CEO PSM tersebut menegaskan, keberadaan PSM tidak sekadar sebagai klub sepak bola profesional. Setiap pertandingan menjadi kesempatan membawa nama besar Makassar ke pentas sepak bola nasional.

“Ini adalah bagaimana pemerintah memberikan support kepada tim PSM yang membawa nama besar Kota Makassar ke mana-mana di dalam setiap pertandingannya,” ujar Munafri.

Menurutnya, laga kandang perdana di Parepare harus dimanfaatkan sebagai momentum bagi PSM untuk menunjukkan karakter dan keseriusan menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Munafri juga mengingatkan para pemain bahwa target besar tidak bisa dicapai hanya dengan kemampuan teknis. Semangat, kekompakan, mental bertanding, dan dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam perjalanan PSM mengejar prestasi.

Ia bahkan mengajak skuad Juku Eja mengingat kembali keberhasilan yang pernah diraih. Menurutnya, PSM memiliki sejarah dan pengalaman mengangkat trofi yang harus menjadi motivasi untuk kembali berprestasi.

“Kita pernah melakukannya bersama-sama, kita pernah ada di dalam posisi itu, kita pernah mengangkat piala di kota ini, dan kita berharap ini bisa kita lakukan lagi di tahun ini,” katanya.

Munafri meminta pemain dan ofisial tidak hanya melihat diri mereka sebagai bagian dari sebuah tim profesional. Di setiap pertandingan, mereka membawa identitas dan kebanggaan masyarakat Makassar serta Sulawesi Selatan.

Karena itu, ia berharap karakter khas masyarakat Bugis-Makassar, termasuk nilai Siri’ na Pacce, dapat tercermin melalui semangat juang para pemain di lapangan.

“Yang kalian bawa bukan hanya nama klub. Ada nama Kota Makassar dan Sulawesi Selatan yang ikut kalian bawa dalam setiap pertandingan,” pesan Munafri.

Ia menegaskan harga diri dan kebanggaan masyarakat Makassar turut dipertaruhkan dalam setiap penampilan PSM. Karena itu, skuad Juku Eja diminta tampil percaya diri, bekerja keras dan tidak mudah menyerah dalam mengejar target kompetisi.

“Saya yakin kita mampu untuk memperlihatkan bahwa spirit Ewako akan terus mengguncang jagat sepak bola di Indonesia,” tegasnya.

Tak berhenti pada dukungan moril, Pemkot Makassar juga menyatakan komitmennya untuk membantu memfasilitasi keberangkatan suporter dari Makassar menuju Parepare saat PSM menjalani pertandingan kandang.

Langkah tersebut diharapkan membuat atmosfer dukungan dari masyarakat Makassar tetap terasa di Stadion Gelora BJ Habibie. Munafri ingin PSM tidak merasa bermain sendirian meski untuk sementara harus menggunakan Parepare sebagai markas pertandingan.

Dengan dukungan pemerintah, pemain, manajemen, dan suporter, Munafri berharap PSM mampu menjadikan musim 2026/2027 sebagai momentum kebangkitan sekaligus kembali memperjuangkan prestasi yang membanggakan Kota Makassar.

Exit mobile version