JAKARTA, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar sekaligus Ketua Keluarga Besar FKPPI Sulawesi Selatan, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri rangkaian Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Keluarga Besar FKPPI 2026 sekaligus peringatan HUT ke-48 FKPPI di Jakarta, 11–12 September 2026.
Kehadiran Aliyah menjadi bagian dari konsolidasi keluarga besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) di tingkat nasional.
Momentum tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas organisasi dan menyatukan langkah dalam menjalankan peran kebangsaan.
Rapimnas KB FKPPI digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (11/9/2026). Sejumlah agenda strategis organisasi dibahas dalam forum tersebut, diawali pembukaan, menyanyikan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, Hymne Keluarga Besar FKPPI, serta sambutan Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo dan Menteri Pertahanan RI Jenderal TNI (HOR) (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.
Rangkaian Rapimnas kemudian dilanjutkan dengan sejumlah sidang paripurna. Agenda tersebut mencakup pembahasan materi Rapimnas, pandangan dari Mabes TNI dan Mabes Polri, sesi tanya jawab, rapat tim perumus hingga pembacaan keputusan Rapimnas.
Bagi Aliyah, forum nasional tersebut bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang memperkuat kembali komitmen FKPPI dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Selain mengikuti Rapimnas, Aliyah juga menghadiri agenda ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta, Sabtu (12/9/2026) pagi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-48 FKPPI untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan dan para pendahulu bangsa.
Rangkaian peringatan kemudian ditutup dengan syukuran HUT ke-48 FKPPI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Momentum tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali semangat persaudaraan keluarga besar FKPPI.
Aliyah mengatakan, usia 48 tahun merupakan momentum penting bagi FKPPI untuk memperkuat persatuan, soliditas dan semangat pengabdian.
Menurutnya, FKPPI memiliki sejarah panjang sebagai wadah silaturahmi sekaligus organisasi yang terus menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“HUT ke-48 FKPPI menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan, soliditas, dan semangat pengabdian.
Sebagai bagian dari keluarga besar FKPPI, kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga nilai-nilai perjuangan dan terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa,” ujar Aliyah.
Ia berharap hasil konsolidasi melalui Rapimnas dapat semakin memperkuat organisasi dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk FKPPI Sulawesi Selatan. Menurutnya, soliditas organisasi harus diterjemahkan dalam kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Semoga FKPPI semakin solid, semakin bermanfaat dan mampu terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan bangsa dan daerah,” tambahnya.
Kehadiran Aliyah di Jakarta sekaligus mempertegas perannya dalam dua ruang pengabdian, yakni sebagai Wakil Wali Kota Makassar dan Ketua FKPPI Sulawesi Selatan.
Dua peran tersebut, kata dia, harus tetap berjalan dengan semangat yang sama: memperkuat kebersamaan, menjaga nilai kebangsaan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

