Site icon Trotoar.id

Lepas 28 Penerima Beasiswa Luar Negeri, Andi Sudirman Harap Kembali Mengabdi di Sulsel

IMG 20260919 WA0053 scaled

MAKASSAR, Trotoar.id — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melepas 28 penerima beasiswa luar negeri Tahun Anggaran 2026 yang akan melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di luar negeri.

Pelepasan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Sabtu (20/9/2026).

Di hadapan para penerima beasiswa, Andi Sudirman berpesan agar kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri tidak hanya dimanfaatkan untuk mengejar gelar akademik, tetapi juga memperluas wawasan, pengalaman, dan kompetensi.

Namun di balik pesan pendidikan tersebut, Andi Sudirman mengingatkan para penerima beasiswa agar tidak melupakan orang tua yang menjadi bagian penting dari perjalanan mereka.

“Selalu meminta restu dan doa dari orang tua. Jangan lupa untuk selalu menghubungi dan menanyakan kabar orang tua,” pesan Andi Sudirman.

Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari doa dan pengorbanan orang tua. Karena itu, meski berada jauh dari tanah air, hubungan dengan keluarga harus tetap dijaga.

“Jangan pernah membuat sedih orang tua. Karena di balik keberhasilan kita, ada doa dan pengorbanan orang tua yang tidak ternilai,” tuturnya.

Selain menjaga hubungan dengan keluarga, Gubernur juga meminta para penerima beasiswa menjaga nama baik keluarga dan Sulawesi Selatan selama menjalani pendidikan di luar negeri.

Ia mengingatkan mereka untuk bersungguh-sungguh belajar, memperluas jaringan, serta mengambil sebanyak mungkin pengalaman positif dari lingkungan akademik dan kehidupan di negara tujuan.

Andi Sudirman berharap 28 penerima beasiswa tersebut nantinya tidak hanya pulang membawa gelar, tetapi juga membawa pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan untuk pembangunan daerah.

“Harapan kita, setelah menyelesaikan pendidikan, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat kembali dibawa pulang untuk mengabdi dan berkontribusi bagi Sulawesi Selatan,” katanya.

Menurutnya, sumber daya manusia berkualitas merupakan salah satu modal penting dalam mendorong kemajuan Sulsel. Karena itu, kesempatan pendidikan melalui program beasiswa diharapkan dapat melahirkan generasi yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian terhadap daerah asal.

Ia pun meminta para penerima beasiswa menjadikan perjalanan pendidikan tersebut sebagai proses untuk membentuk diri, bukan sekadar mengejar pencapaian akademik.

“Selamat belajar, selamat berjuang. Jadilah generasi yang membawa manfaat dan membanggakan orang tua serta daerah,” pungkasnya.

Exit mobile version