Site icon Trotoar.id

Makassar Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Terbaik Program Hunian Layak dan Akses Pendidikan

IMG 20260919 WA0045

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.

Kali ini, Makassar meraih dua penghargaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) malam.

Dua penghargaan tersebut diberikan atas kinerja Pemkot Makassar dalam Implementasi Program Tiga Juta Rumah dan Akses terhadap Layanan Pendidikan.

Pada kategori Implementasi Program Tiga Juta Rumah, Makassar meraih Terbaik I dan mendapatkan dukungan program untuk 300 unit rumah.

Sementara pada kategori Akses terhadap Layanan Pendidikan, Makassar menempati Terbaik II dengan apresiasi berupa Rp1,5 miliar.

Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi dalam malam apresiasi pemerintah daerah berprestasi regional Sulawesi tersebut.

Menteri Dalam Negeri RI Muhammad Tito Karnavian mengatakan, apresiasi kepada pemerintah daerah merupakan bagian dari pemberian insentif fiskal yang didasarkan pada sejumlah indikator kinerja.

Menurut Tito, ajang tersebut juga menjadi ruang untuk melihat capaian dan kompetensi kepemimpinan pemerintah daerah dalam menjalankan program pembangunan.

“Dan juga ini menjadi bukti malam ini bahwa cukup banyak kepala-kepala daerah yang bagus-bagus,” kata Tito.

Ia berharap dukungan fiskal yang diberikan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat program yang dibutuhkan masyarakat, sekaligus mendorong pemerintah daerah mempertahankan kinerja yang telah dicapai.

“Bagi yang sudah dapat, manfaatkan anggaran tersebut, pertahankan prestasinya,” lanjutnya.

Sementara itu, Munafri menyebut dua penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap upaya Pemkot Makassar memastikan layanan dasar dapat diterima masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan dan perumahan.

“Pelayanan yang dilakukan pemerintah untuk memastikan layanan-layanan dasar itu bisa sampai dengan baik ke masyarakat,” kata Munafri usai menerima penghargaan.

Untuk sektor pendidikan, Appi menegaskan Pemkot Makassar masih akan memperkuat pemerataan layanan, terutama di wilayah yang memiliki tantangan geografis seperti kawasan kepulauan.

“Bagaimana mengelola pendidikan yang ada di pulau terpencil, memperhatikan tenaga-tenaga pendidik, infrastruktur pendidikan. Ini yang harus kita genjot untuk memastikan layanan ini benar-benar bisa diterima manfaatnya oleh masyarakat yang ada di Kota Makassar,” jelasnya.

Sementara pada sektor perumahan, dukungan untuk 300 unit rumah akan diarahkan melalui program bedah rumah. Program tersebut menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang lebih layak.

“Itu 300 unit adalah bedah rumah,” kata Appi.

Selain mempertahankan capaian pada sektor pendidikan dan perumahan, Appi menyatakan Pemkot Makassar akan terus memperkuat seluruh layanan dasar masyarakat.

Ia juga menyoroti dua kategori lain yang menjadi bagian dari ajang apresiasi tersebut, yakni pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI serta akses dan kualitas layanan kesehatan.

“Pemerintah Kota Makassar terus akan meningkatkan pola-pola pelayanan yang ada. Tadi ada tentang gerakan ASRI. Ya kita akan mencoba bagaimana kita mengelola lingkungan yang ada di Kota Makassar. Yang lain juga harus ditingkatkan,” ujarnya.

Bagi Pemkot Makassar, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk memastikan capaian kinerja tidak berhenti pada seremoni. Dukungan program dan apresiasi yang diterima akan diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Exit mobile version