MAKASSAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), mulai menyiapkan konsolidasi organisasi di 24 kabupaten/kota.
Salah satu agenda utama yang disiapkan adalah penempatan Pelaksana Tugas (Plt) ketua DPD II sebelum seluruh Musyawarah Daerah (Musda) digelar.
IAS menyebut Musda DPD II Partai Golkar di 24 kabupaten/kota ditargetkan berlangsung pada November hingga Desember 2026.
Namun, sebelum agenda tersebut dimulai, DPD I Golkar Sulsel terlebih dahulu akan membahas komposisi Plt ketua di masing-masing daerah menyusul berakhirnya masa kepengurusan DPD II.
“Kita akan gelar Musda 24 kabupaten kita akhir tahun ini, tetapi kita mau rapat dulu membahas penempatan Plt ketua DPD II Partai Golkar di daerah-daerah,” kata IAS.
Menurut IAS, penentuan Plt tidak semata-mata didasarkan pada struktur organisasi, tetapi juga mempertimbangkan pemahaman figur terhadap kondisi dan karakter politik masing-masing daerah.
Ia mengatakan figur yang ditugaskan sebagai Plt diharapkan merupakan kader yang mengenal wilayahnya sehingga proses konsolidasi menuju Musda dapat berjalan lebih efektif.
Menariknya, IAS membuka peluang bagi ketua DPD II yang sebelumnya menjabat untuk kembali dipercaya sebagai Plt.
“Untuk ketua-ketua DPD II yang dulu menjabat berpeluang kita tunjuk kembali sebagai Plt,” ujar IAS.
Dengan skema tersebut, sejumlah ketua lama yang masa kepengurusannya telah berakhir masih memiliki peluang untuk kembali memimpin sementara hingga pelaksanaan Musda.
Penempatan Plt ini sekaligus menjadi tahapan awal DPD I dalam memastikan roda organisasi Golkar di 24 kabupaten/kota tetap berjalan sebelum memasuki agenda pemilihan ketua definitif.
Sebelumnya, IAS memang telah menempatkan konsolidasi struktur DPD II sebagai salah satu agenda utama kepemimpinannya. Setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel pada Musda XI Juli 2026, IAS menargetkan konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten/kota dan kecamatan rampung sebelum akhir 2026.
Dalam proses Musda nanti, IAS sebelumnya juga menyampaikan bahwa figur calon ketua DPD II akan dipertimbangkan melalui survei untuk melihat penerimaan di kalangan kader dan masyarakat.
Karena itu, penempatan Plt menjadi fase penting sebelum Golkar Sulsel menentukan kepengurusan definitif di 24 kabupaten/kota.
IAS menegaskan, seluruh tahapan tersebut akan dibahas terlebih dahulu di internal DPD I Golkar Sulsel sebelum keputusan mengenai siapa yang ditugaskan sebagai Plt di masing-masing daerah ditetapkan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi organisasi Golkar Sulsel untuk memastikan struktur di seluruh kabupaten/kota kembali aktif sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Musda hingga akhir 2026.

