BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mendukung pelaksanaan latihan menembak senjata berat Batalyon Arhanud 16/SBC/3 Kostrad di kawasan Polejiwa, Desa Cinekko, Kecamatan Tanete Rilau.
Namun, dukungan tersebut diiringi penekanan terhadap aspek keselamatan personel dan masyarakat di sekitar lokasi latihan.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Andi Syarifuddin saat mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menghadiri latihan di Dermaga Polejiwa, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Divisi Infanteri (Divif) III Kostrad, jajaran Batalyon Arhanud 16/SBC/3 Kostrad, Forkopimda Kabupaten Barru, pemerintah Kecamatan Tanete Rilau, pemerintah desa, serta masyarakat sekitar lokasi latihan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan kawasan latihan dan pemaparan mekanisme penembakan oleh Danyonarhanud 16/SBC/3 Kostrad Letkol Heru Kurniawan.
Latihan kemudian dilanjutkan dengan penembakan dua Rudal Starstreak sebagai bagian dari latihan pertahanan. Setelah latihan, jajaran TNI juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi dan menggelar ramah tamah.
Dalam sambutan Bupati Barru yang disampaikan Sekda, Andi Syarifuddin mengatakan kawasan Polejiwa telah digunakan sebagai lokasi latihan sejak 2017. Pemkab Barru mendukung pemanfaatan kawasan tersebut untuk mendukung pembinaan dan peningkatan kemampuan prajurit.
“Pemerintah Kabupaten Barru mendukung pemanfaatan wilayah ini untuk kegiatan latihan dengan tetap mengedepankan standar operasional dan prosedur keselamatan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan personel maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi latihan,” tegasnya.
Menurutnya, aspek keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap pelaksanaan latihan, terlebih kegiatan yang menggunakan persenjataan berat.
Di sisi lain, Sekda berharap kehadiran jajaran TNI di Tanete Rilau tidak hanya dilihat dari aspek pertahanan. Interaksi antara prajurit dan masyarakat juga dinilai penting untuk memperkuat hubungan serta membangun kedekatan TNI dengan rakyat.
“Kehadiran Bapak-Ibu dari TNI di tengah-tengah masyarakat Tanete Rilau diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi pertahanan, tetapi juga semakin mempererat hubungan silaturahmi dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.
Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat merupakan salah satu fondasi dalam menjaga keamanan serta menciptakan situasi wilayah yang kondusif.
Pemkab Barru juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas bantuan sembako yang diberikan kepada masyarakat di sekitar kawasan latihan.
“Bantuan ini tentunya sangat membantu dan meringankan masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Menurut Andi Syarifuddin, bantuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan latihan dapat menjadi ruang interaksi sosial antara prajurit dan masyarakat di sekitar wilayah latihan.
Pemkab Barru turut mengapresiasi kepercayaan jajaran TNI yang menjadikan kawasan Polejiwa sebagai lokasi latihan. Pemerintah daerah berharap sinergi tersebut terus terjaga, baik dalam mendukung tugas pertahanan maupun membangun hubungan positif dengan masyarakat.
Latihan menembak tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari pembinaan kemampuan prajurit, tetapi juga menjadi momentum memperkuat koordinasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Barru.
Di akhir sambutannya, Andi Syarifuddin atas nama Pemerintah Kabupaten Barru menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan selama pelaksanaan kegiatan.

