Site icon Trotoar.id

KH: Gedung DPRD Sulsel Segera Dibangun, Tender Ditarget November-Desember

IMG 20260929 142715 177 scaled

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Rencana pembangunan Gedung DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mulai memasuki tahapan penting.

Komisi D DPRD Sulsel bersama Balai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan tim perencana membahas secara khusus kesiapan desain dan tahapan pembangunan gedung yang nantinya menjadi pusat aktivitas lembaga legislatif Sulsel tersebut.

Rapat tersebut tidak hanya membahas konsep bangunan, tetapi juga memastikan tahapan perencanaan dapat segera dituntaskan agar proyek masuk ke proses pengadaan. 

Dalam pemaparan Balai Kementerian PU, perencanaan struktur gedung saat ini masih dalam tahap finalisasi dan ditargetkan ditetapkan pada akhir Oktober 2026.

Perwakilan Kepala Balai Kementerian PU, Anugerah ST, mengatakan penyelesaian dokumen perencanaan menjadi kunci untuk melanjutkan tahapan berikutnya. 

Jika proses tersebut berjalan sesuai target, tender pembangunan gedung dapat dilaksanakan mulai November hingga Desember 2026.

“Kita harap perencanaan disahkan pada akhir Oktober sehingga November dan Desember sudah bisa dilakukan lelang tender,” kata Anugerah dalam rapat bersama Komisi D DPRD Sulsel.

Rancangan yang dipaparkan dalam rapat memperlihatkan kompleks Gedung DPRD Sulsel akan terdiri atas dua bangunan utama, yakni gedung utama DPRD dan tower sekretariat. 

Keduanya dirancang memiliki fungsi berbeda namun terintegrasi dalam menunjang aktivitas anggota dewan dan perangkat sekretariat.

Gedung utama DPRD dirancang memiliki lima lantai. Bangunan tersebut akan menjadi pusat berbagai kegiatan politik dan kelembagaan DPRD, mulai dari ruang fraksi, ruang pimpinan DPRD hingga ruang rapat paripurna yang menjadi salah satu ruang utama dalam pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Sementara tower sekretariat dirancang lebih tinggi dengan delapan lantai. Dari jumlah tersebut, tiga lantai akan digunakan untuk kebutuhan ruang sekretariat DPRD, sedangkan lima lantai lainnya diproyeksikan menjadi ruang kerja pribadi bagi 80 anggota DPRD Sulsel.

Konsep tersebut menunjukkan skala pembangunan yang tidak kecil. Gedung baru ini diproyeksikan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi kompleks kerja yang mengakomodasi kebutuhan seluruh unsur DPRD, baik pimpinan, fraksi, anggota maupun sekretariat.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, mengatakan pembangunan fisik gedung utama dan tower sekretariat ditargetkan mulai dikerjakan pada awal 2027. 

Target tersebut bergantung pada penyelesaian seluruh tahapan perencanaan dan proses tender sesuai jadwal yang telah dipaparkan dalam rapat.

“Pembangunannya dijadwalkan akan dilakukan awal 2027, sebab perencanaan akan final pada 23 Oktober dan tender dilakukan bulan November hingga Desember, sehingga Januari sudah bisa action pengerjaan,” kata Kadir Halid.

Kadir menegaskan pembahasan bersama Balai Kementerian PU dan tim perencana diperlukan untuk memastikan rancangan teknis benar-benar matang sebelum proyek memasuki tahap lelang. 

Dengan demikian, ketika kontrak pembangunan berjalan, pekerjaan fisik dapat segera dimulai tanpa terkendala persoalan perencanaan.

Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, November hingga Desember 2026 akan menjadi fase penting bagi proyek ini karena proses tender ditargetkan berlangsung pada periode tersebut. 

Selanjutnya, awal 2027 menjadi titik yang diproyeksikan sebagai dimulainya pembangunan fisik Gedung DPRD Sulsel yang akan menjadi salah satu proyek strategis penunjang aktivitas parlemen daerah.

Exit mobile version