SELAYAR, TROTOAR.ID — Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menegaskan kader Golkar harus memastikan keberadaan partai benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Pesan itu disampaikan IAS saat berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Jumat (2/10/2026).
Di hadapan tokoh masyarakat, IAS mengatakan Golkar harus terus bergerak memperjuangkan kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, posisi politik Golkar di pemerintahan harus diikuti dengan kerja nyata kader di seluruh daerah.
Ia juga menyinggung posisi Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto sebagai menteri.
“Golkar selalu hadir untuk memperbaiki dan memperjuangkan kehidupan masyarakat. Alhamdulillah Presiden Prabowo Subianto memberikan amanah menjadikan Ketua Umum DPP Partai Golkar Pak Bahlil Lahadalia menjadi menteri. Maka dari itu, Golkar mengharuskan seluruh kadernya terus bergerak memperjuangkan kebutuhan masyarakat,” kata IAS.
Dalam dialog tersebut, IAS turut menyoroti kontribusi kader Golkar dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ia menyebut kepemimpinan Basli Ali selama dua periode sebagai bagian dari perjalanan kader Golkar dalam pemerintahan daerah.
“Kontribusi kader Golkar membangun Kabupaten Kepulauan Selayar sangat berdampak dan kita rasakan. Sepuluh tahun Pak Basli Ali memimpin Kabupaten Selayar telah memberikan bukti itu kepada kita,” ujarnya.
IAS mengatakan kesinambungan pembangunan Selayar perlu terus dikawal melalui kekuatan kader Golkar, termasuk mereka yang duduk di lembaga legislatif.
Ia meminta Ketua DPRD Selayar dan anggota Fraksi Golkar terus mendukung program pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Hari ini, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar akan terus mendukung program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu juga menyoroti pentingnya memperkuat keterwakilan politik Selayar di tingkat provinsi maupun pusat.
IAS menyampaikan optimismenya terhadap peluang penambahan kursi DPRD Sulsel maupun DPR RI yang dapat memperbesar ruang bagi kepentingan Selayar untuk diperjuangkan di tingkat pemerintahan yang lebih tinggi.
“Kita optimis pemilu mendatang penambahan kursi DPRD Provinsi dan DPR RI dari Kabupaten Kepulauan Selayar. Sebuah kebanggaan dan pasti pembangunan akan tersentuh kepada masyarakat jika banyak wakil-wakil kita di DPRD Provinsi dan DPR RI,” tutur IAS.
Ia sekaligus meminta keterwakilan politik tersebut diarahkan untuk mengawal pengembangan potensi daerah, terutama sektor pariwisata. Potensi wisata bahari, alam dan budaya Selayar sebelumnya juga menjadi perhatian IAS dalam konsolidasi Golkar di daerah tersebut.
“Saya mau potensi Kabupaten Kepulauan Selayar menjadi destinasi wisata andalan di Sulsel,” tambahnya.
IAS kemudian memberikan penekanan kepada seluruh anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar agar tidak hanya menjalankan fungsi politik dan legislasi, tetapi juga memastikan kehadiran mereka memberi manfaat bagi masyarakat.
“Saya juga mendorong anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar memberikan manfaat yang sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat. Keberadaan Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar harus berdampak baik untuk semua golongan masyarakat,” tegasnya.
Dialog tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan IAS bersama jajaran DPD I Golkar Sulsel ke Kepulauan Selayar. Sebelumnya, kunjungan tersebut juga dikemas dalam agenda konsolidasi bersama pengurus DPD II Golkar Selayar.
Dalam kegiatan itu, IAS didampingi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Selayar, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar, seluruh anggota Fraksi Golkar, serta sejumlah pengurus dan kader Golkar Kabupaten Kepulauan Selayar.

