Site icon Trotoar.id

Abdul Kadir Karding Lantik Achmad Syarifuddin sebagai Ketua HKTI Kota Palopo, Fokus Perkuat Kemandirian Petani

IMG 20261004 WA0018

MAKASSAR, Trotoar.id — Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kita Palopo memasuki babak baru.

Sekretaris Jenderal HKTI, Abdul Kadir Karding, resmi melantik Wakil Wali Kota Palopo, Akhmad Syarifuddin, sebagai Ketua DPD HKTI Sulawesi Selatan.

Pelantikan tersebut menjadi momentum awal bagi kepengurusan HKTI Kota Palopo untuk memperkuat peran organisasi dalam mendampingi petani sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian dan kesejahteraan petani di kota Palopo.

Sekjen HKTI Abdul Kadir Karding menekankan, HKTI tidak boleh berhenti sebagai organisasi yang menaungi petani.

Organisasi tersebut harus hadir langsung di tengah kelompok tani, terutama dalam mendukung agenda ketahanan dan swasembada pangan.

“Kita berharap HKTI di Sulsel bisa menjadi jembatan dan melakukan pendampingan bagi kelompok tani untuk mendorong swasembada pangan serta menjadi petani yang mandiri dan sejahtera,” ujar Abdul Kadir Karding.

Menurutnya, penguatan organisasi menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus segera dilakukan kepengurusan baru. 

Konsolidasi internal perlu dibarengi dengan pendataan keanggotaan yang lebih baik agar HKTI memiliki basis data petani yang kuat dan akurat.

Karding juga mendorong peningkatan kapasitas anggota HKTI, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin berpengaruh terhadap sektor pertanian.

“Penguatan kapasitas anggota harus menjadi perhatian, termasuk bagaimana petani kita mampu mengikuti perkembangan teknologi digital dan memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan,” katanya.

Selain pendampingan dan peningkatan kapasitas, HKTI Sulsel didorong memperkuat kelembagaan ekonomi petani. 

Salah satunya melalui pengembangan koperasi petani serta perluasan akses terhadap pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kemitraan usaha.

Langkah tersebut dinilai penting agar petani tidak hanya memiliki kemampuan memproduksi hasil pertanian, tetapi juga memiliki akses yang lebih kuat terhadap pembiayaan, pasar, teknologi, hingga jejaring usaha.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Kita Palopo Achmad Syarifuddin mengatakan, HKTI akan diarahkan menjadi lembaga kemitraan yang mampu menjembatani kebutuhan petani dengan berbagai pihak.

Ia menegaskan, keberadaan HKTI harus memberikan manfaat nyata bagi petani, terutama dalam mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian mereka.

“HKTI akan menjadi sebuah lembaga kemitraan bagi petani dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian petani,” kata Achmad Syarifuddin.

Menurutnya, salah satu fokus yang akan diperkuat adalah pendampingan kelompok tani, termasuk meningkatkan pemahaman petani terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi di sektor pertanian.

Digitalisasi, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana petani dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi produksi, memperoleh informasi, memperluas akses pasar, dan memperkuat posisi dalam rantai usaha pertanian.

Dengan kepengurusan baru tersebut, HKTI Kita Palopo  diharapkan mampu memperkuat sinergi antara petani, pemerintah, lembaga pembiayaan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam membangun sektor pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan. (*)

Exit mobile version