Site icon Trotoar.id

750 KK di Biringkanaya Dapat 22,5 Ton Beras, Andi Sudirman: Sangat Membantu Kebutuhan Dasar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sebanyak 750 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, menerima bantuan pangan berupa beras dengan total alokasi mencapai 22,5 ton untuk periode Oktober hingga Desember 2026.

Bantuan tersebut disalurkan secara simbolis di GOR Sudiang, Jalan Pajaiyyang, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (7/10/2026), oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.

Setiap penerima mendapatkan alokasi 10 kilogram beras per bulan. Karena penyaluran untuk tiga bulan dirapel, masing-masing penerima memperoleh 30 kilogram beras sekaligus.

Jika dihitung dari 750 penerima, total bantuan yang dialokasikan untuk masyarakat Biringkanaya mencapai 22,5 ton beras.

Andi Sudirman mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Sulawesi Selatan.

Ia menilai bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok penerima yang membutuhkan dukungan pangan.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Menko Pangan atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Andi Sudirman.

Menurutnya, bantuan pangan tersebut menyasar masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4. Karena itu, program tersebut dinilai memiliki arti penting dalam membantu menjaga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Bantuan ini menyasar masyarakat, terutama yang masuk dalam desil 1 sampai desil 4. Ini tentu sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” sambungnya.

Dalam penyaluran simbolis tersebut, bantuan juga diberikan kepada pengemudi ojek online (ojol) dalam bentuk paket beras premium.

Andi Sudirman juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah memperoleh arahan mengenai keberlanjutan program bantuan pangan, termasuk kemungkinan adanya tambahan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Tentu ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga stimulus ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah dinamika ekonomi global dan kondisi yang kita hadapi saat ini,” ungkapnya.

Secara nasional, program bantuan pangan tersebut menyasar sekitar 33,24 juta penerima. Untuk penyaluran selama tiga bulan, pemerintah menyiapkan kebutuhan sekitar 997 ribu ton beras.

Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan.

Zulhas menjelaskan, bantuan beras sebelumnya telah disalurkan untuk periode Juli hingga September. Pemerintah kemudian kembali mengalokasikan bantuan 30 kilogram untuk masing-masing penerima untuk periode Oktober hingga Desember.

“Jadi bantuan pangan yang 10 kilo untuk bulan Juli sampai September sudah selesai. Nah, hasil rapat dengan Kementan kita tambah lagi 30 kilo untuk periode Oktober hingga Desember,” kata Zulhas.

Dengan penyaluran yang dirapel tersebut, masyarakat penerima di Biringkanaya memperoleh kepastian bantuan beras untuk tiga bulan sekaligus, sementara pemerintah berharap program tersebut dapat membantu menjaga daya beli dan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Exit mobile version