Site icon Trotoar.id

Munafri Ungkap Alasan Gabung Demokrat: Ada Sejarah Panjang, Saya Tak Bawa Gerbong

IMG 20261008 143409 324 scaled

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Usai resmi menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) dan mengenakan atribut Partai Demokrat, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi mengungkap alasan di balik keputusannya bergabung dengan partai berlambang bintang mercy tersebut.

Munafri mengaku keputusan tersebut disambut dengan rasa syukur. Ia menyampaikan apresiasi kepada Partai Demokrat yang telah membuka pintu dan menerimanya sebagai kader.

“Tiada kata yang pantas selain rasa terima kasih dan apresiasi terhadap Partai Demokrat yang mau dan bisa menerima saya sebagai kader partai politik,” kata Munafri.

Di hadapan jajaran dan kader Demokrat, Munafri juga langsung mengajak seluruh kader membangun kebersamaan.

Ia ingin kehadirannya di Demokrat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan kerja politik di Kota Makassar.

Menurutnya, pekerjaan besar menanti untuk membesarkan Demokrat. Ia pun mengajak seluruh kader untuk bergerak bersama dengan satu tujuan, yakni menjadikan Demokrat sebagai partai pemenang Pemilu di Kota Makassar.

“Ke depan tentu banyak hal yang harus dilakukan untuk membesarkan Partai Demokrat,” ucapnya.

Munafri menyebut keputusan bergabung dengan Demokrat bukan tanpa alasan. Ia mengaku memiliki sejarah politik yang cukup panjang dengan partai tersebut.

Hubungan itu, kata dia, terbangun sejak dirinya beberapa kali maju dalam kontestasi Pilkada Kota Makassar.

Demokrat disebut menjadi salah satu partai yang memberikan dukungan terhadap langkah politiknya.

“Saya pilih Demokrat lantaran saya punya sejarah panjang bersama dengan Partai Demokrat,” ujarnya.

Namun, Munafri menegaskan kepindahannya ke Demokrat tidak disertai dengan membawa kelompok atau gerbong politik tertentu.

“Saya ke Demokrat membawa diri saya sendiri, tidak membawa gerbong,” tegas Munafri.

Pernyataan tersebut menjadi pesan awal Munafri setelah resmi menjadi kader Demokrat.

Ia memilih menempatkan dirinya sebagai bagian dari keluarga besar partai dan mengajak kader membangun kekuatan melalui kebersamaan.

Bagi Munafri, bergabung dengan Demokrat bukan sekadar perubahan identitas politik. Ia melihat ada pekerjaan organisasi dan politik yang harus dikerjakan bersama untuk meningkatkan posisi Demokrat, khususnya di Kota Makassar.

Target menjadikan Demokrat sebagai pemenang Pemilu di Makassar pun menjadi tantangan pertama yang dilempar Munafri setelah resmi mengenakan atribut partai.

Kini, Munafri bukan lagi sekadar figur yang pernah mendapat dukungan Demokrat dalam sejumlah kontestasi.

Mantan ketua Golkar Makassar itu juga telah resmi menjadi bagian dari partai tersebut dan dituntut menerjemahkan modal politik yang dimilikinya menjadi kekuatan organisasi bersama kader Demokrat.

Exit mobile version