Gerindra Minta PDIP dan PSI Hentikan Interpelasi ke Anies, Eks Politisi PD: Gerindra Kenapa Jadi Benteng Dugaan Korupsi? | Trotoar.id Gerindra Minta PDIP dan PSI Hentikan Interpelasi ke Anies, Eks Politisi PD: Gerindra Kenapa Jadi Benteng Dugaan Korupsi? | Trotoar.id
Categories: NasionalPolitik

Gerindra Minta PDIP dan PSI Hentikan Interpelasi ke Anies, Eks Politisi PD: Gerindra Kenapa Jadi Benteng Dugaan Korupsi?

JAKARTA – Akhir-akhir ini dikabarkan Partai Gerindra menunjukkan keberpihakannya pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sebagai partai pendukung tentunya seperti itulah sikap yang diambil.

Hal itu terlihat saat Gerindra meminta kepada PDIP dan PSI agar mengurungkan niat untuk melakukan hak interpelasi.

Tak lama kemudian, Eks Politisi Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean menanggapi dengan suasana yang sedikit menyorot.

Ferdinand mula-mula bertanya mengapa Gerindra menjadi benteng atas dugaan korupsi?

Ia menambahkan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta bernilai triliunan rupiah tetapi tidak jelas, lalu mau diapakan?

Andi Iwan Darmawan Aras: Figur Pengusaha-Politisi dan Arah Baru Dunia Usaha Sulawesi Selatan

Menurutnya, masa iya kasus dugaan korupsi dilupakan saja dan kasus dugaan korupsi terus berlangsung?

“Gerindra knp jadi benteng dugaan korupsi? 

APBD Trilliunan Rupiah tidak jelas lantas mau diapakan? Dilupakan saja dan biarlah korupsi terus berlangsung?,” cuitannya di twitter, Sabtu (21/8).

Ferdinand lalu meminta pada Gerinda agar jangan menjadi pendukung tindakan yang tidak benar, seperti korupsi.

“Gerindra jangan jadi pendukung ketidak benaran dong. Dulu ngamuknya pake kata BOCOR..BOCOR..BOCOR..! Ini jelas bocor koq diam?,” tambahnya.

AIA Kembali Pimpin Kadin Sulsel Secara Aklamasi di Musprov VIII

Sebelumnya diberitakan, Partai pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2017 lalu, Partai Gerindra mengharapkan agar PDIP dan PSI mengurungkan niatnya untuk menggunakan hak interpelasi.

“Untuk menyoroti atau memprotes kebijakan-kebijakan Pemprov DKI terutama dalam penggunaan anggaran daerah yang dirasa kurang pas atau kurang sesuai, apa gak bisa dilakukan dengan cara lain yang lebih komunikatif dan kordinatif,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Maulani, dalam keterangannya, Kamis (20/8/2021).

Namun demikian kata Rani, interpelasi adalah hak yang melekat pada anggota dewan di fraksinya masing-masing

“Jadi kalau pun ada fraksi yang mau melakukan interpelasi ya silahkan saja, asalkan sesuai mekanisme dan aturan yang ada,” ujar dia. (Alam)

Bupati Barru Hadiri Muscab Partai Hanura
Awal Febri

Share
Published by
Awal Febri

Recent Posts

PMI Barru Perkuat Kapasitas Pengurus Kecamatan, Bupati Tekankan Peran Kemanusiaan

BARRU, TROTOR.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru menggelar orientasi pengurus PMI kecamatan se-Kabupaten…

1 jam ago

Barru Catat Rekor Usulan WBTb Terbanyak di Sulsel, 11 Warisan Budaya Diusulkan ke Tingkat Nasional

BARRUTROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mencatat capaian membanggakan di bidang pelestarian budaya dengan mengusulkan 11…

1 jam ago

Wabup Bulukumba Ucapkan Selamat Ketua Kadin Sulsel, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Bulukumba, Edy Manaf, menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Andi Iwan…

2 jam ago

Bupati Barru Ajak Semua Pihak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mengajak seluruh jajaran pemerintah, pelaku usaha,…

23 jam ago

TP PKK Sulsel Fasilitasi Ratusan Perempuan Vaksinasi HPV Gratis

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui…

24 jam ago

Wali Kota Makassar Buka Turnamen Padel IKAPTK, Tekankan Sportivitas dan Kebersamaan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka Turnamen Padel Ikatan Keluarga…

24 jam ago