Trotoar.id, Makassar — Pemerintah Kabupaten Bulukumba terus menggalakkan program bibit unggul untuk varietas buah yang unggul.
Menyadari kesulitan petani dalam melakukan pergantian tanaman dengan bibit unggul karena masalah pembersihan lahan, Pemda kini mengalokasikan anggaran untuk bantuan bibit unggul dan pembersihan lahan menggunakan alat berat.
Menurut Kabid Hortikultura dan Perkebunan, Iwan Setiawan, program ini bertujuan untuk mewujudkan model pertanian perkebunan monokultur yang lebih terukur dan mudah pemeliharaannya.
Petani yang menerima bantuan bibit diharapkan mengikuti skema Good Agriculture Practices (GAP) untuk meningkatkan kualitas produksi.
ASEAN-GAP menekankan keamanan konsumsi pangan, pengelolaan lingkungan, kesejahteraan pekerja, dan jaminan kualitas produk. Saat ini, sekitar 153 hektar lahan petani sudah dalam tahap verifikasi untuk diolah menjadi perkebunan monokultur, yang diharapkan menjadi kebun percontohan dengan prospek ekonomi yang besar.
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, turut mendukung program ini dengan mengolah lahan kebunnya sendiri untuk perkebunan bibit unggul, sebagai contoh bagi warga Bulukumba untuk melakukan reformasi pertanian.
Melalui CSR perusahaannya, ia juga telah membagikan ratusan ribu bibit unggul kepada masyarakat.
