Trotoar.id

Wagub Sulsel Dukung Vestifal Adat Budaya Nusantara

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyatakan dukungannya terhadap rencana penyelenggaraan Festival Adat Budaya Nusantara (FABN) 2026 di Sulawesi Selatan.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Masyarakat Adat Nusantara (MATRA) di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Makassar, Rabu (17/6/2026).

Audiensi ini membahas rencana pelaksanaan festival yang akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-10 MATRA, serta diproyeksikan menghadirkan ribuan peserta dari seluruh Nusantara.

Fatmawati mengapresiasi konsistensi MATRA dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya sebagai identitas bangsa.

“Kami tentu bangga apabila Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional ini. Budaya adalah warisan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran raja, sultan, pemangku adat, budayawan, hingga seniman dari berbagai daerah akan menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Sulawesi Selatan sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ia menilai budaya tidak hanya sebagai warisan, tetapi juga dapat menjadi kekuatan pembangunan daerah melalui promosi wisata dan penguatan identitas lokal.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan, mulai dari penyambutan tamu hingga publikasi.

Fatmawati turut mengusulkan agar pelaksanaan festival tidak bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI. Usulan tersebut disepakati dengan penjadwalan kegiatan pada September hingga Oktober 2026.

Sementara itu, Ketua Umum DPP MATRA, Andi Bau Malik Barammamase Karaenta Tukkajannangang Satrio Sasmita, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah.

Ia menilai Sulawesi Selatan memiliki kekayaan adat dan budaya yang besar serta layak menjadi tuan rumah festival berskala nasional.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat jejaring antarlembaga adat sekaligus meningkatkan promosi budaya daerah dan kunjungan wisata berbasis budaya,” katanya.

Festival Adat Budaya Nusantara sendiri merupakan agenda rutin MATRA yang melibatkan unsur kerajaan, keraton, kesultanan, kedatuan, serta komunitas budaya dari berbagai wilayah Indonesia.

Jika terealisasi, kegiatan ini berpotensi menjadi salah satu festival budaya terbesar di Sulawesi Selatan, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai pusat kebudayaan di kawasan Indonesia Timur.

Exit mobile version